Hipmi Jabar Sebut Peserta Musda yang Hadir di Karawang Negatif Covid-19

Sindonews ยท Jumat, 27 Maret 2020 - 11:39 WIB
Hipmi Jabar Sebut Peserta Musda yang Hadir di Karawang Negatif Covid-19
Pengurus Hipmi Jawa Barat (Foto dok Hipmi Jabar)

BANDUNG, iNews.id - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat menyebut peserta yang hadir Musyawarah Daerah (Musda) XVI HIPMI Jabar di Karawang, dinyatakan negatif virus corona (Covid-19). Para peserta tersebut sebelumnya sudah mengikuti rapid test di Bogor dan Bandung pada Kamis (26/3/2020).

"Hasil ini tentunya sangat melegakan bagi semua pihak, dan HIPMI Jabar memohon doa agar hasil tes peserta musda dari kabupaten/kota lain yang telah dijadwalkan dalam satu pekan ke depan tetap menunjukkan hasil negatif COVID-19," kata Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Jabar, Surya Batara Kartika, Jumat (27/3/2020).

Rapid test difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota masing-masing. Saat ini Hipmi Jabar telah berupaya dengan bantuan Pemprov Jabar mencari peta sebaran virus corona melalui rapid test kepada seluruh peserta Musda.

Surya Batara juga mengatakan Musda dilaksanakan sebelum adanya peningkatan awareness Covid-19 secara umum yang diikuti imbauan untuk melakukan self distancing oleh Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Jabar. Menurut dia, pemberitaan yang tidak valid yang menempatkan seolah-olah pelaksanaan Musda XVI HIPMI Jabar di Karawang diselenggarakan tanpa mempertimbangkan situasi siaga Covid-19 di Tanah Air.

"Dengan demikian, dapat ditegaskan bahwa Musda HIPMI Jabar ini adalah acara yang legal dengan perizinan yang sesuai prosedur serta pada pelaksanaannya mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, baik sektor privat, publik maupun pemerintah mulai dari level Pemkab Karawang, Pemrov Jabar hingga Pemerintah Pusat," tegas Surya.

Oleh karenanya, dia menambahkan, Hipmi Jabar mengimbau semua pihak dapat mencurahkan perhatiannya untuk melakukan upaya yang lebih produktif, di antaranya segera melakukan self-assessment/self-diagnose terhadap pribadi dan lingkungan sekitar guna mendeteksi dini gejala paparan Covid-19 seperti yang telah dilakukan oleh Hipmi Jabar.

"Hasil kuesioner self-diagnose yang telah diisi oleh 716 responden (97%) yang hadir pada Musda Karawang menunjukkan hampir 80% responden merasa sehat tanpa gejala dan hanya sebagian kecil yang mengalami batuk flu ringan," kata dia.

Surya menekankan, dengan mempertimbangkan fakta-fakta di atas, HIPMI Jabar mengimbau seluruh pihak dan elemen masyarakat untuk menigkatkan solidaritas dan menangkal pemberitaan-pemberitaan miring atau negatif, baik terkait Musda XVI HIPMI Jabar di Karawang maupun terkait anggota HIPMI Jabar yang menjadi peserta musda tersebut.

Dia menegaskan, penangkalan isu negatif ini sangat mendesak untuk dilakukan mengingat mulai adanya kerugian material dan immaterial yang telah dirasakan oleh Hipmi sebagai organisasi dan kerugian tersebut sangat ditayangkan oleh para kader HIPMI di tingkat kabupaten/kota di Jabar yang saat ini sudah dengan tertib dan disiplin menjalani self isolating dan social distancing.

"Keluhan para Kader terbaik HIPMI bahwa status ‘ODP Dinkes’ yang menjadi seolah ‘DPO Polres’ dinilai menaikkan tingkat stress yang justru membahayakan kesehatan para kader Hipmi ini," ujar dia.

Dengan segala kerendahan hati, tambah Surya, HIPMI Jabar juga memohon doa, dukungan, dan kerja sama seluruh pihak agar kita dapat saling menguatkan untuk fokus menghadapi pandemi COVID-19 serta memitigasi krisis-krisis yang mengiringinya, termasuk potensi krisis ekonomi global.

"Kesemuanya adalah tantangan eksternal yang kita yakin mampu lawan jika terlebih dahulu kita mampu menaklukan tantangan internal untuk tetap memelihara soliditas dan solidaritas bangsa," tandasnya.


Editor : Faieq Hidayat