Hengky Kurniawan Khawatir Pariwisata Terpuruk jika Jakarta PSBB Lagi

Adi Haryanto ยท Sabtu, 12 September 2020 - 12:40 WIB
Hengky Kurniawan Khawatir Pariwisata Terpuruk jika Jakarta PSBB Lagi
Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan saat bersepeda sambil mengampanyekan protokol kesehatan di wilayah Lembang, Sabtu (12/9/2020). (Foto: iNews/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengaku mengkhawatirkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta berpengaruh terhadap wilayahnya. Sektor pariwisata lumpuh dan Penerimaan Asli Daerah (PAD) juga mengalami anjlok hingga lebih dari 60 persen.

Hengky Kurniawan pun memastikan akan memperketat sejumlah kebijakan dalam adaptasi kebiasaan baru (AKB). Dia pun berharap agar KBB tak masuk zona merah.

"Ini yang harus diwaspadai dengan tetap menjaga protokol kesehatan sehingga jangan sampai KBB masuk ke zona merah," ucapnya.

Sementara itu dalam momentum peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh pada 9 September, Hengky bersepeda sekaligus untuk sosialisasi gerakan disiplin menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

"Ini adalah kegiatan olahraga rutin yang biasa saya gelar setiap akhir pekan. Namun kali ini istimewa karena digelar di Lembang dan disambut tokoh senior di PDIP yang juga anggota DPRD Jabar Ibu Elin Suharliah," katanya.

Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 berolahraga menjadi penting untuk meningkatkan imun tubuh. Apalagi pandemi juga belum berakhir sehingga masyarakat harus terus diingatkan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Seperti pakai masker, jaga jarak, dan tidak berkerumun.

Oleh sebab itu, lanjut dia, peserta goes ini juga dibatasi hanya 50 orang karena untuk tidak menimbulkan kerumuman. Walaupun pada pelaksanaannya banyak komunitas sepeda dan warga yang spontanitas untuk bergabung. Bukan hanya warga Lembang tapi ada juga yang berasal dari Kecamatan Rongga.

"Melalui kegiatan ini juga saya ingin mempromosikan spot-spot wisata yang ada, karena KBB punya potensi dan bukan hanya di Lembang," ucapnya.


Editor : Nani Suherni