Hari Infanteri TNI AD, Kasdam Siliwangi: Terus lah Manunggal dengan Rakyat
"Mereka bergerak atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cara berjalan kaki. Strategi dan taktik tersebut membuat pasukan Belanda lemah dan kalah, sehingga mereka terpaksa mundur,” tutur Kasdam Siliwangi.
Dari peristiwa tersebut, kata Brigjen TNI Widjanarko, bisa diambil nilai-nilai untuk diteladani, yaitu, jiwa nasionalisme, cinta tanah air, rela berjuang, pantang menyerah dan manunggal dengan rakyat. Nilai-nilai tersebut harus selalu terpatri dalam jiwa dan sikap serta perilaku setiap prajurit korps Infanteri.
"Danpussenif TNI AD menginstruksikan agar seluruh prajurit Korps Infanteri mampu menjadi pelopor dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekitarnya," ucap Brigjen TNI Widjanarko.
Selain itu, Infanteri TNI AD harus selalu berdiri kokoh di atas pondasi jati diri prajurit sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan profesional. "Tingkatkan semangat jiwa korsa positif, jangan sampai terjebak dalam jiwa korsa yang sempit," ujar Kasdam.
Terkait tema Hari Infanteri, yaitu, infanteri modern dan selalu di hati rakyat, menurut Danpussenif adalah sangat tepat dan patut dijadikan pedoman dan arahan bagi prajurit Korps Infanteri dalam mengemban tugas di masa kini dan akan datang.
Editor: Agus Warsudi