Guru Positif Covid, 2 Sekolah Dasar di Kota Tasikmalaya Ditutup Sementara 

Asep Juhariyono · Kamis, 23 September 2021 - 14:17:00 WIB
Guru Positif Covid, 2 Sekolah Dasar di Kota Tasikmalaya Ditutup Sementara 
Sekolah di Kota Tasikmalaya terpaksa ditutup sementara setelah dua orang guru diketahui terpapar Covid-19. (Foto: iNews.Tv/Asep Juhariyono) 

TASIKMALAYA, iNews.id - Dua sekolah dasar negeri (SDN) di Kota Tasikmalaya, terpaksa ditutup sementara. Penutupan tersebut menyusul dua guru dinyatakan positif Covid-19 seusai menjalani tes swab antigen.

Pemeriksaan tes swab antigen ini dilakukan ketika kedua guru tersebut akan mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tes antigen ini pun dilakukan pula terhadap puluhan guru dan murid guna memastikan penularan Covid-19, setelah kontak erat dengan kedua guru itu. 

Salah satu sekolah yang ditutup, yakni SDN Kudanguyah, Jalan RE Martadinata, Kota tasikmalaya. Di sekolah ini satu orang guru diketahui terpapar Covid-19. Guru perempuan yang mengajar kelas II ini dinyatakan positif setelah menjalani tes swab antigen.

Setelah diketahui hasilnya positif, sebanyak 27 guru dan 3 penjaga dan satpam juga harus dites swab antigen oleh Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Tak terkecuali dengan 29 murid kelas II yang mempunyai riwayat kontak erat dengan guru yang positif. Rencannya hari ini hasil tes baru akan diketahui. 

Diketahui, SDN Kudanguyah memiliki 512 murid ini sudah ditutup dan diliburkan sejak hari Jumat lalu hingga hari Sabtu (25/9/2021). Saat ini mereka harus kembali menjalani pembelajaran secara daring. 

"Guru yang bersangkuta sedang sakit flu berat ketika tes antigen. Setelah itu semua guru dan murid kelas II yang kontak erat harus menjalani tes swab," kata guru kelas IV, Lilis, Kamis (23/9/2021).

Sementara itu, SDN Gunung Lipung, juga sempat ditutup selama empat hari sejak hari Kamis hingga hari Senin (20/9/2021). Penutupan karena salah seorang gurunya juga dinyatakan positif Covid-19. Akan tetapi di sekolah ini sudah kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Selasa (20/9/2021). 

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: