Gawat, Puluhan Nakes di Cianjur Positif Terpapar Covid-19

Antara · Selasa, 15 Juni 2021 - 22:28:00 WIB
Gawat, Puluhan Nakes di Cianjur Positif Terpapar Covid-19
Ilustrasi nakes terpapar Covid-19. (Foto: Istimewa)

CIANJUR, iNews.id - Kondisi gawat terjadi di Kabupaten Ciajur, Jawa Barat. Saat kasus Covid-19 melonjak, puluhan tenaga kesehatan (nakes) yang merupakan garda terdepan penanganan pandemi, justru positif terjangkit virus Corona.

Dalam dua pekan terakhir 35 nakes di Kabupaten Cianjur terpapar Covid-19. Sehingga total nakes yang terpapar Corona selama pandemi sampai saat ini, mencapai 150 orang. Sebagian besar nakes itu sudah sembuh dan kembali beraktivitas.

"Selama pandemi dengan temuan di dua puskemas, tercatat sudah 150 orang nakes yang terpapar Covid-19. Sebanyak 115 di antaranya sudah sembuh dan menjalankan tugas seperti biasa. Sedangkan sisanya masih menjalani isolasi di rumah masing-masing," kata Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Cianjur dr Yusman Faisal di Cianjur Selasa (15/6/2021).

Dia mengemukakan, temuan selama dua pekan terakhir yang menimpa nakes di Cianjur, merupakan temuan tertinggi selama pandemi. Sehingga pihaknya terus menggencarkan imbauan terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) dan mempercepat vaksinasi terhadap nakes untuk menjaga kekebalan tubuh dari virus berbahaya lainnya.

Bahkan selama pandemi, peningkatan angka pasien positif yang ditemukan terutama nakes, mengalami peningkatan, namun disertai dengan angka kesembuhan yang cukup tinggi, tercatat total pasien positif Cianjur, sebanyak 6.113 orang, pasien sembuh sebanyak 5.300 orang.

"Sedangkan sisanya masih menjalani perawatan di sejumlah tempat isolasi seperti rumah sakit dan vila khusus. Untuk pasien yang masih menjalani isolasi di tempat khusus, sebagian besar tinggal menunggu hasil lab ketiga, sebelum diperbolehkan pulang," ujarnya.

Yusman menuturkan, temuan nakes terpapar yang paling menonjol dalam dua pekan terakhir terdapat di dua puskesmas, Cibinong, dan Puskesmas Sindangkerta-Pagelaran. 

"Dari jumlah total yang masih menjalani isolasi sebanyak 35 orang, kondisi mereka sudah mulai membaik dan beberapa orang tinggal menunggu pulang. Harapan kami seluruh nakes di Cianjur, tetap menerapkan AKB plus dan prokes saat menjalankan tugasnya," tutur Yusman.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur menemukan belasan tenaga kesehatan di Puskesmas Sindangkerta, Kecamatan Pagelaran, terpapar positif Covid-19 setelah dilakukan tes cepat dan usap antigen. "Diduga ke-13 tenaga kesehatan itu terpapar Covid-19 saat bertugas," kata Kepala Dinkes Cianjur dr Irvan Nur Fauzi.

Dia mengemukakan, untuk sementara seluruh kegiatan di puskesmas tersebut dihentikan, hanya pelayanan gawat darurat yang diperbolehkan. Penutupan layanan ini sebagai upaya memutus rantai penularan Covid-19.

Belasan tenaga kesehatan itu, ujar Irvan, sempat melakukan kegiatan lapangan ke satu desa di wilayah kerjanya. Setelah kegiatan usai, dilakukan tes cepat dan usap atau RT PCR antigen, dengan hasil 13 orang dinyatakan positif Covid-19 dan langsung dilakukan isolasi mandiri.

Sebagian besar tidak mengeluhkan penyakit penyerta sehingga isolasi mandiri di rumahnya masing-masing di bawah pengawasan gugus tugas kecamatan dan kabupaten. Gugus tugas juga langsung melakukan penelusuran, sebagai upaya antisipasi menekan penularan.

"Sampai saat ini, berbagai upaya dilakukan termasuk melakukan penelusuran ke desa yang sempat dikunjungi, beberapa uji sampel dilakukan dengan hasil negatif COVID-19. Harapan kami, tidak ada warga yang terpapar," ujar Irvan.

Kadinkes Cianjur menuturkan, untuk mengantisipasi meningkatnya penularan terhadap nakes di pusat layanan kesehatan di Cianjur, dinkes menggencarkan vaksinasi dan memperketat prokes selama menjalankan tugas.

"Selama satu pekan terakhir, sudah dua puskesmas yang ditutup sementara pelayanannya karena tenaga kesehatan terpapar Covid-19, termasuk Puskesmas Cibinong, dimana 16 nakes terpapar," tutur Kadinkes.

Saat ini, kondisi belasan nakes yang terpapar di Puskesmas Cibinong terus membaik dan mendapat pengawasan dari gugus tugas setempat dan gugus tugas kabupaten. "Harapan kami, semua nakes yang terpapar dapat sembuh cepat dan kembali bertugas," ucap Irvan. 

Editor : Agus Warsudi