get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Majalengka Resah, Terpasang Spanduk Provokatif di Pasar Mambo

Gara-Gara Spanduk Provokatif, Kawasan Prapatan Mambo Majalengka Jadi Buah Bibir

Sabtu, 19 Desember 2020 - 18:23:00 WIB
Gara-Gara Spanduk Provokatif, Kawasan Prapatan Mambo Majalengka Jadi Buah Bibir
Kawasan Mambo terlihat dari arah Jalan KH Abdul Halim, Majalengka. Di kawasan ini  sejak dulu menjadi pusat perdagangan warga sekitar. Nama Mambo mendadak viral setelah adanya spanduk yang berisi tulisan provokatif. Foto : inin nastain

Penyebutan Mambo sendiri, baru dikenal era 1970-an. "Dari dulu, di situ emang sudah ada aktivitas perdagangan, kalau sekarang dikenal PKL. Ada juga toko-toko, ya seperti sekarang ini. Adapun penyebutan Mambo baru sekitar 1977," kata penggiat sejarah dari Grup Madjalengka Baheula (Grumala) Naro, Sabtu (19/12/2020).

Tidak ada sumber pasti terkait penamaan Mambo. Namun, jelas dia, nama Mambo mungkin diambil dari jenis dagangan yang ada saat itu. Mambo, kata Naro, digunakan untuk menunjukkan jenis yang beraneka ragam.

"Dikenal juga ada es Mambo, karena warnanya banyak pilihan, beragam. Nah, di sana dulu sudah banyak pedagang, ada kopi, kacang rebus, dan tutut. Kalau toko, ada yang jual sembako. Dari beragamnya jenis itu, akhirnya masyarakat nyebut nama itu Mambo. Mungkin ya," jelas Naro.

Terkait luasan daerah yang disebut Mambo, tambah Naro, hanya sekitar 50 meter, atau dari lampu merah perempatan Jalan KH Abdul Halim sampai Perempatan Jalan A Yani. Era sekarang, daerah itu masuk ke kelurahan Majalengka Wetan.

Editor: Asep Supiandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut