Fantastis, Biaya Kampanye Cakades di Purwakarta Bisa Capai Rp1 Miliar

Asep Supiandi · Selasa, 18 Mei 2021 - 11:34:00 WIB
 Fantastis, Biaya Kampanye Cakades di Purwakarta Bisa Capai Rp1 Miliar
Suasana Pilkades serentak di Purwakarta beberapa waktu lalu. Foto: Diskominfo Purwakarta

PURWAKARTA, iNews.id - Sejumlah fakta mengejutkan terjadi menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2021 secara serentak di Kabupaten Purwakarta. Salah satunya, biaya yang harus disiapkan calon kepala desa (cakades) untuk meraih simpati calon pemilih cukup fantastis, bisa mencapai Rp1 miliar.

Berdasarkan penelusuran MNC Portal Indonesia (MPI), biaya yang harus disiapkan cakades bisa melampaui kebutuhan anggaran calon anggota dewan selama masa kampanye saat pileg beberapa waktu lalu. Bahkan, setiap cakades sudah mulai merogoh koceknya jauh-jauh hari agar pemilihnya tidak lepas dan mendukung calon lain.

"Kalau saya sih biaya belum terlalu banyak, masih di bawah Rp100 juta. Kalau yang lain denger-denger sudah mendekati Rp1 miliar," kata seorang cakades yang enggan namanya dipublikasikan kepada MPI, Selasa (18/5/2021).

Besarnya biaya yang harus dikeluarkan cakades untuk meraih simpati calon pemilih itu sangatlah beralasan. Pasalnya, begitu mengetahui seseorang akan ikut kontestasi pilkades serentak, banyak warga yang berdatangan dengan berbagai kepentingan. Mulai pengajuan proposal pembangunan infrastruktur hingga meminta bantuan untuk keperluan keluarga.

"Belum lagi kalau kita ngumpulkan warga untuk sekadar sosialisasi, pastinya ada biaya yang dikeluarkan. Minimal kopi atau suguhan, kan harus disediakan," ujarnya.

Menanggapi fakta seperti itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta, Jaya Pranolo, mengatakan, besarnya biaya untuk meraih simpati calon pemilih tidaklah menjadi jaminan cakades akan terpilih dalam pilkades serentak yang akan digelar Agustus 2021 mendatang.

"Saya sendiri kurang begitu tahu jika ada cakades yang menyiapkan anggaran sampai miliaran. Kuncinya bagaimana kepiawaian atau seni seorang cakades dalam meraih simpati masyarakat. Tidak mesti harus mengeluarkan biaya ratusan juta hingga miliaran," kata Jaya.

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2