Disnaker Cimahi Sosialisasikan Silima untuk Dongkrak Serapan Tenaga Kerja

Adi Haryanto · Kamis, 03 Juni 2021 - 20:52:00 WIB
Disnaker Cimahi Sosialisasikan Silima untuk Dongkrak Serapan Tenaga Kerja
Pencari kerja saat mengikuti pelatihan dan sosialisas Silima yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Cimahi, Kamis (3/6/2021). (Foto: MPI/Adi Haryanto)

CIMAHI, iNews.id - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Cimahi terus secara intens menyosialisasikan aplikasi Silima (Sistem Informasi Link and Match). Tujuanya untuk memfasilitasi para pencari kerja agar bisa diarahkan dan disalurkan ke perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai kompetnesi. 

"Aplikasi Silima menjembatani antara lembaga pelatihan kerja (LPK), bursa kerja khusus (BKK), tenaga kerja, dengan perusahan dan pemerintah daerah," kata Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Kota Cimahi, Jamila Wael, Kamis (3/6/2021).

Pada kesempatan kali ini, pihaknya menyasar pencari kerja sebanyak 100 orang yang berasal dari Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi. Para pencari kerja juga mendapat kemudahan pelayanan pembuatan kartu pencari kerja AKI.

Menurutnya, dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini banyak pekerja usia produktif kehilangan pekerjaan karena di PHK. Lapangan kerja pun sulit, sementara di sisi lain banyak lulusan sekolah yang mencari pekerjaan.

Melalui aplikasi Silima diharapkan, pencari kerja bisa mudah mendapatkan informasi lowongan kerja, baik di Cimahi maupun di luar Cimahi. Ke depannya program ini akan diintegrasikan dengan Sisnaker sehingga informasi lowongan kerjanya lebih luas jangkauannya.

Saat ini, lanjut Jamila, di aplikasi Silima juga ada informasi terkait dengan pelatihan peluang kerja. Jadi selain informasi lowongan kerja, informasi-informasi pelatihan kerja yang dilaksanakan Disnaker bisa mereka ikuti nantinya.

Hingga kini jumlah pencari kerja yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja Kota Cimahi, dari awal Januari hingga Mei 2021, tercatat sebanyak 464. Sedang yang sudah mendapatkan pekerjaan pada periode yang sama hanya 44 orang.

"Sekarang banyak perusahaan yang belum membuka peluang penerimaan tenaga kerja akibat masih kondisi pandemi. Semoga saja kondisi membaik sehingga penerimaan pegawai kembali terbuka," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: