Direksi Perumdam Tirta Tarum Belum Dilantik, Jabatan Kosong di Karawang Bertambah
KARAWANG, iNews.id - Direksi Perumdam Tirta Tarum Karawang masih dibiarkan kosong belum ada pejabat definitif. Padahal jabatan Plt Dirut Perumdam Tirta Tarum, Sari Nurmasih, sudah akan berakhir pada 6 Agustus 2023.
Sebelumnya Panitia Seleksi (Pansel) Perumdam PDAM sudah menyerahkan 9 nama, masing-masing 3 nama untuk calon direktur utama, calon direktur tehnik dan calon direktur umum.
Direktur Karawang Budggeting Control, Ricky Mulyana mengatakan, seharusnya panitia seleksi sudah mempersiapkan pelantikan direksi terpilih jauh-jauh hari sebelum jabatan Plt Perumdam PDAM berakhir.
Ini terjadi karena proses seleksi juga berjalan tidak transparan hingga masyarakat sulit mengawasi hingga bisa mendesak bupati untuk segera melantik.
"Harusnya sudah dilantik hari ini karena jabatan Plt akan berakhir Minggu (6/8/23), setelah itu pimpinan Perumdam PDAM kosong karena belum diisi," kata Ricky Mulyana, Jumat (4/8/2023).
Menurut Ricky, kinerja Pansel sejak awal penjaringan terkesan tertutup hingga masyarakat sulit mendapatkan akses informasi tahapan seleksi.
"Seharusnya Pansel sudah mempersiapkan jauh hari agar pejabat pengganti sudah dilantik sebelum masa jabatan Plt Dirut Perumdam PDAM berakhir," katanya.
Menurut dia, kinerja Pansel Perumdam PDAM sejak awal selalu menjadi pertanyaan masyarakat karena dinilai tidak tranparan dan sembunyi-sembunyi. Misalnya saat penjaringan yang diikuti 19 calon Direksi tidak menggunakan sistem gugur disetiap tahapan.
"Harusnya dari setiap tahapan seleksi sudah mulai mengerucut calon direksi yang mengikuti seleksi. Yang terjadi 19 calon direksi itu tidak ada yang gugur hingga masuk tahapan 3 besar untuk diserahkan kepada bupati," ujaranya.
Ricky menduga para calon direksi merupakan titipan pejabat di lingkungan Pemkab Karawang sehingga Pansel tidak menggunakan sistem gugur. Apalagi hingga saat ini Bupati Cellica seperti kebingungan memilih calon direksi.
"Masa memilih 3 orang direksi aja sampai lama hingga jabatan Dirut Plt hampir habis belum juga ditentukan. Saya menduga bupati juga kebingungan memilih calon," katanya.
Editor: Asep Supiandi