Nenek Simpan Mayat di Rumah

Dipastikan Gangguan Jiwa, Neneng dan 2 Anaknya Dirawat di RSJ

Yuwono ยท Minggu, 04 Februari 2018 - 14:57 WIB
Dipastikan Gangguan Jiwa, Neneng dan 2 Anaknya Dirawat di RSJ
Rumah Sakit Jiwa tempat ketiga anggota keluarga penyimpan mayat dirawat. (Foto: iNews/Yuwono)

BANDUNG, iNews.id - Neneng Hatidjah, nenek yang menyimpan mayat suami dan putrinya hingga menjadi kerangka masih menjalani observasi Di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. Wanita berusia 70 tahun ini terpaksa harus menjalani rawat inap dalam dua pekan ke depan bersama dua anaknya, karena mengalami ganggua kejiwaan.

Neneng bersama dua anaknya masing-masing Deni Rohmat dan Erna Rendrasari, warga Gang Nusa Indah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, saat ini masih menjalani perawatan intensif RSJ Cisarua. Ketiganya sempat menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), namun kini sudah dialihkan ke ruang inap.

Berdasarkan hasil observasi tim medis rumah sakit, ketiga anggota keluarga ini dipastikan mengalami gangguan jiwa. Karenanya, ketiganya diharuskan menjalani rawat inap di RSJ Cisarua untuk waktu yang tidak bisa ditentukan.

Wakil Direktur Pelayanan RSJ Cisarua Provinsi Jawa Barat, dr Riza Putra menjelaskan, ketiganya saat ini berada di ruang rawat intensif. Ibu dan kedua anaknya itu akan menempati ruang perawatan intensif selama satu hingga dua minggu. “Kalau memang kontaknya sudah bagus, kemudian kita bawa ke ruang rawat. Istilahnya ruang rawat tenang,” ucap Riza.


Riza menambahkan, pihaknya juga akan membantu proses rehabilitasi dari ketiga pasien tersebut. Namun dia tak bisa memastikan, berapa lama para pasien tersebut akan dirawat di RSJ Cisarua. “Kalau ditanya berapa lama, tergantung dari kondisi kejiwaan pasien,” katanya.

Ihwal pengobatan dan penanganan kondisi kejiwaan ketiga pasien tersebut, Riza menjelaskan, pihaknya telah memberikan penanganan secara komprehensif. “Mulai dari pemberian terapi obat, kemudian psikoterapi, termasuk dengan terapi sosial semisal diikutkan kegiatan-kegiatan. Terutama adalah menghilangkan gejala-gejala psikotiknya, termasuk memperbaikin kondisi fisik dan nutrisi pasien,” ucap Riza.

Seperti yang ramai diberitakan sebelumnya, Neneng Hadtijah diamankan polisi setelah ketahuan menyimpan mayat suaminya Nanung Sobana dan Hera Sari Herawati hingga menjadi tulang belulang di kediamannya pada 30 januari 2018 lalu. Keduanya ditemukan di ruangan tengah oleh tim medis puskesmas melong saat melakukan pengecekan kesehatan masyarakat.

Kedua jenazah yang ditemukan tersebut diperkirakan sudah meninggal sejak 2016 silam. Nanung Sobana (84) diduga meninggal pada Desember 2016 dan putrinya Hera Sriherawati (50) diduga meninggal pada Januari 2016.


Editor : Himas Puspito Putra