Dedi Mulyadi Temui Ibu yang Dipolisikan 5 Anak Kandung gegara Warisan: Jangan Takut 

Antara · Rabu, 08 Desember 2021 - 04:54:00 WIB
Dedi Mulyadi Temui Ibu yang Dipolisikan 5 Anak Kandung gegara Warisan: Jangan Takut 
Anggota DPR Dedi Mulyadi saat mengunjungi nenek Rodiah di Bekasi yang dilaporkan oleh lima anak kandungnya ke polisi dengan tuduhan penggelapan tanah warisan.  (ANTARA/Dok Dedi Mulyadi)

Beberapa waktu kemudian, Sonya dan keempat anak yang lain datang untuk merebut seluruh surat-surat berharga. Saat itu bahkan terjadi keributan mulai dari magrrib hingga subuh yang ditengahi ketua RW setempat.

“Di situ mulai keluar bahasa kasar tidak pantas ke mamah. Setelah 40 hari (ayah meninggal) mamah dilaporkan ke polisi sampai BPN. Dilaporkan dituduh menggelapkan semua surat tanah. Padahal kan itu masih hak mamah. Yang melaporkan itu anak pertama, ketiga, keempat, keenam dan sama ketujuh,” ujar Dian.

Terbaru kata Dian, polisi sempat melakukan mediasi. Namun Sonya tidak mau datang ke rumah Rodiah.

Saat ini Dian dan ibunya mengaku masih merasa ketakutan dan trauma. Sebab rumah yang ditinggalinya sering diteror dan dilempari batu. Bahkan Sonya pernah datang menyumpahi sang ibu untuk segera mati.

Mendengar itu Kang Dedi Mulyadi tak kuasa menahan haru dan air mata. Dia menilai seharusnya di keluarga anak paling besar bisa menghadirkan rasa nyaman, tenteram dan adil. Terlebih saat ini orang tua masih ada dan seharusnya dimuliakan.

Dia tak habis pikir mengapa anak tega melaporkan orang tuanya hanya karena harta. Namun dia memastikan, hal seperti ini tidak akan diproses polisi seperti sejumlah perkara orang tua dilaporkan anak yang pernah Dedi tangani seperti di Bandung, Demak dan Semarang.

“Seharusnya ini kan semuanya duduk bersama. Kalau bicara waris ini kan ibu masih ada, dan soal waris itu sudah ada aturannya,” kata Dedi.

Di akhir obrolan, Dedi meminta Rodiah untuk tidak bingung dan takut. Sebab dia akan membantu segala hal yang dialami Rodiah.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: