Dampak Bentrok 2 Ormas, Pintu Masuk Kawasan Industri Karawang Sempat Ditutup

Mohammad Fachruddin ยท Rabu, 24 November 2021 - 18:17:00 WIB
Dampak Bentrok 2 Ormas, Pintu Masuk Kawasan Industri Karawang Sempat Ditutup
Ribuan anggota GMBI Karawang memblokade pintu masuk kawasan KIIC Karawang. (Foto: iNews/M FACHRUDDIN)

KARAWANG, iNews.id - Dampak bentrok dua kelompok organisasi kemasyarakat (ormas) mengakibatkan arus lalu lintas macet panjang dan pintu masuk ke Karawang International Industrial City (KIIC) Karawang sempat ditutup. Penutupan dilakukan lantaran ribuan masa aksi dari ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Mereka siap siaga menghadapi serangan balik ormas lawan. Selain itu, ribuan anggota ormas GMBI juga menuntut agar kepolisian menangkap pelaku yang bertanggung jawab atas penganiayaan terhadap anggota GMBI. "Kami meminta pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum," kata anggota GMBI.

Setelah dilakukan mediasi, ribuan masa aksi itu membubarkan diri dengan di kawal ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Karawang.

Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengatakan, bentrokan dua ormas bermula saat salah satu rombongan dari ormas GMBI salah jalan ke arah Karawang Kota atau tidak sesuai titik kumpul, KIIC. 

"Anggota ormas yang salah jalan itu bertemu dengan kelompok ormas lain. Secara tiba tiba satu mobil rombongan gmbi langsung dihancurkan dan tiga anggota GMBI luka-luka. Korban dibawa ke rumah sakit terdekat karena menderita luka cukup serius," kata Kapolres Karawang. 

Diberitakan sebelumnya, situasi Karawang sempat mencekam akibat bentrok massa di jalan Interchange Tol Karawang Barat. Peristiwa itu membuat warga Karawang ketakutan. Pasalnya, konvoi massa yang berjumlah ribuan orang itu melintas di jalan dengan suara motor yang memekakkan telinga.

Warga mengaku takut jika anggota LSM atau ormas sudah berkumpul. Warga Karawang sudah mengetahui jika sudah berkumpul banyak pasti akan ada keributan. 

"Saya tidak mengerti apa yang mereka cari dengan keributan itu. Ngeri kita melihatnya, mereka memukuli orang sampai segitunya, sampai parah," kata Dedeh (45) warga yang sedang menjemput anaknya di sekolah.

Dia mengaku saat menjemput anaknya sekolah berpapasan dengan rombongan ormas. Namun saat di depan perumahan Grand Taruma, dia melihat sendiri keributan itu ketika sebuah mobil dihancurkan dan orang yang di dalam mobil diseret keluar. "Ngeri melihatnya semua orang emosi kayak gitu," katanya, Rabu (24/11/2021).

Seorang warga lain, Aep, mengaku menyaksikan langsung keributan antarormas di depan Hotel Resinda. Dia mengatakan sebuah mobil Honda Brio melintasi di Jalan Interchange Karawang.  Mobil  milik anggota ormas itu dicegat dan dikejar kelompok ormas lainnya. Mobil itu kemudian terkepung oleh ratusan massa ormas dan merusak mobil tersebut. 

"Jadi mobil dari arah Tol Karawang Barat, lewat sini (interchange) tiba-tiba dikejar sama ormas yang pada pakai motor. Dikejarnya dari sebelum pom bensin, nah di depan hotel itu terkepung. Ngeri pokoknya" ucap dia.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel: