Cegah Penularan Covid-19, Jalur Wisata Primadona di Garut Ditutup

Antara ยท Selasa, 29 Juni 2021 - 19:14:00 WIB
Cegah Penularan Covid-19, Jalur Wisata Primadona di Garut Ditutup
Wakapolres Garut, Kompol Andrey Valentino saat meninjau operasi penutupan dan penyekatan di kawasan wisata Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut. (Foto: Antara)

GARUT, iNews.id - Jalur utama masuk objek wisata Cipanas Garut ditutup untuk mencegah penularan Covid-19 yang belakangan melonjak. Selama ini kawasan Cipanas merupakan tempat wisata primadona di Kabupaten Garut yang berpotensi menjadi klaster penularan Covid-19.  

"Pembatasan kegiatan, penutupan sementara, dan penyekatan ini tiada lain untuk menekan penyebaran Covid-19 yang kian masif saat ini," kata Wakapolres Garut, Kompol Andrey Valentino saat meninjau operasi penutupan dan penyekatan di kawasan wisata Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Selasa (29/6/2021).

Dia menuturkan saat ini penyebaran Covud-19 di Kabupaten Garut sedang terjadi peningkatan, sehingga pemerintah melakukan langkah antisipasi dengan menutup tempat keramaian termasuk objek wisata agar tidak ada kerumunan orang.

Selain itu, lanjut dia, objek wisata Cipanas Garut masuk dalam zona merah, sehingga sesuai aturan harus diterapkan penutupan dan penyekatan kendaraan menuju kawasan wisata tersebut.

"Penyekatan dan penutupan jalur menuju objek wisata ini selain daerah tujuan wisata masuk di wilayah zona merah, juga akibat terjadi peningkatan Covid dalam beberapa pekan terakhir ini," katanya lagi.

Dia menyampaikan penutupan jalur dan tempat wisata itu bersifat sementara, sedangkan hotel dan restoran tetap buka dengan aturan yang ditetapkan hanya bisa menerima 25 persen dari kapasitas tempat.

"Untuk hotel dan restoran termasuk kafe pengunjungnya dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas tempat," katanya lagi.

Dia berharap upaya yang dilakukan jajarannya mendapatkan dukungan dari semua pihak untuk bersama-sama menerapkan protokol kesehatan, seperti tidak berkerumun, agar kasus penularan Covid-19 dapat ditekan atau tidak ada lagi kasus baru.

"Kami melakukan langkah preventif atau pencegahan guna meminimalisasi dan mengendalikan penyebaran Covid-19," ucapnya pula.

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: