Calon Petani Milenial Membludak, 8.600 Warga di Jabar Telah Mendaftar

Adi Haryanto · Jumat, 26 Maret 2021 - 16:04:00 WIB
Calon Petani Milenial Membludak, 8.600 Warga di Jabar Telah Mendaftar
Program Petani Milenial yang digagas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapatkan respons positif di masyarakat. (Foto: MPI/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Program Petani Milenial yang digulirkan Gubernur Jawa Barat disambut antusias warga di 27 kabupaten/kota. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar hingga saat ini yang sudah melebihi dari target awal yang dicanangkan. 

"Program ini kita sebarkan di 27 kota/kabupaten dan responsnya sangat baik. Dari target awal 5.000 petani saja, tapi yang sudah daftar sekarang mencapai 8.600 petani," kata Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil usai Kick Off Petani Milenial di Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (26/3/2021).

Program unggulan yang bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran bagi generasi milenial di Jawa Barat itu ditargetkan bisa melahirkan sebanyak 100.000 petani baru. Sekarang baru 8.600-an petani dan akan konsen diangka itu, walaupun ke depannya pasti akan ada proses seleksi alam. 

Melalui program ini, pria yang akrab disapa Kang Emil ini juga ingin mengubah sejarah bahwa tinggal di desa dan menjadi petani juga bisa memiliki penghasilan setara dengan di perkotaan. Untuk menegaskan keinginannya tersebut dirinya terus menerus menggemborkan kampanye 'Tinggal di Desa, Rezeki Kota, Bisnis Mendunia' 

"Anak muda harus tidak lagi melihat kota sebagai sumber nafkah. Covid-19 mengajarkan kita bahwa yang nyaman itu tinggal di desa tapi dengan rejeki kota, salah satunya dengan sukses menjadi petani," ujarya. 

Menurutnya, petani milenial memiliki perbedaan signifikan dengan petani konvensional, terutama pada penggunaan teknologi untuk efektivitas dan efisiensi kinerja petani. Seperti misalnya ada satu aplikasi dari Habibi Garden, hanya bermodal handphone bisa menyiram tanaman, memberi makan lele, ayam, dan sebagainya. 

"Itu yang akan membedakan pertanian zaman dulu dengan petani milenial saat ini," ujarnya.

Salah satu petani milenial yang lolos dalam program ini, Brainy Brilliant (22) mengaku, tertarik ikut karena merasa prihatin dengan semakin berkurangnya anak muda yang terjun dalam bidang pertanian dan peternakan. Terlebih selama ini dirinya sudah berkecimpung dalam dunia peternakan burung puyuh. 

"Bidang peternakan adalah passion saya, makanya saya ikut program petani milenial agar usaha yang saya jalani bisa lebih berkembang lagi," kata peternak asal Desa Cikembar Kabupaten Sukabumi, yang sudah membudidayakan 2.000 burung puyuh ini. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: