get app
inews
Aa Text
Read Next : BMKG Sebut Gempa Bumi di Tasikmalaya akibat Pergerakan Lempeng Indo-Australia 

BMKG Sebut Gempa Bumi di Pantai Sukabumi akibat Aktivitas Megathrust

Minggu, 19 September 2021 - 08:34:00 WIB
BMKG Sebut Gempa Bumi di Pantai Sukabumi akibat Aktivitas  Megathrust
Gempa bumi mengguncang Pantai Sukabumi. (Foto: Istimewa) 

BANDUNG, iNews.id - Gempa bumi besar (megathrust) di laut selatan Jawa mulai menunjukkan aktivitasnya. Bahkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa bumi M4,8 yang terjadi di Pantai Sukabumi pada Minggu (19/9/2021) pada pukul 06.38.52 WIB, akibat adanya aktivitas Megathrust. 

BMKG menganalisa gempa bumi ini berkekuatan M4,8. Episenter terletak pada koordinat 7.47 LS dan 106.78 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 59 km tenggara Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 42 kilometer.  
 
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi (megathrust)  di selatan pulau Jawa. Di mana Lempeng Indo-Australia menelusup menunjam ke bawah Lempeng Eduardusia," kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho.

Laporan BMKG, dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan  di wilayah Cisurupan, Cikajang, Ciamis, Pagandaran, Karangnunggal, Ciherang, Pangalengan, Gardu, dan Cihurip.

"Di wilayah itu gempa dirasakan dengan Skala Intensitas III MMI, yaitu getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gem pabumi tersebut," jelas dia.

Editor: Asep Supiandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut