Banyak Siswa Terpapar Omicron, Disdik Kota Bandung Diminta Hentikan PTMT
BANDUNG, iNews.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung diminta menghentikan pendidikan tatap muka terbatas (PTMT) dan mengganti menjadi pendidikan jarak jauh (PJJ). Saat ini banyak siswa dan guru di Kota Bandug terpapar virus Corona varian Omicron.
Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung Iwan Hermawan mendesak Disdik Kota Bandung untuk segera menghentikan PTMT 50 persen. Saat ini, ditengah kasus terus meningkat, beberapa sekolah masih menggelar PTMT.
"Karena berdasarkan laporan kepala sekolah di Bandung, tiap hari terus bertambah siswa, guru, atau TU (tata usaha) yang positif Omicron," kata Iwan, Jumat (18/2/2022).
Menurut dia, beberapa sekolah di Bandung telah berinisiatif sendiri menggelar PJJ. Tarutama beberapa SMA dan SMK. Kemudian swasta pun mulai hentikan PTMT. Karena positivity rate di atas 5 persen.
"Tapi banyak sekolah yang banyak gelar PTMT dan wajibkan guru datang ke sekolah. Ini bahaya kalau tidak ada instruksi untuk menghentikan, mereka akan tetap gelar PTMT," ujarnya.
Jika masih menggelar PTMT, akan berkeliaran guru, TU dan petugas lainnya yang positif tapi belum di swab. Ini akan sebabkan klaster sekolah, danakan menyebar akan menjadi klaster rumah tangga.
"Kami sudah konsultasi dengan ketua DPRD Kota Bandung. Beliau sepakat gelar PJJ selama dua pekan kedepan, " tutur Iwan Hermawan.
Editor: Agus Warsudi