ASN Dinilai Rawan Terseret Pusaran Intoleransi-Radikalisme, Bedi: Ini Bahaya

Agung Bakti Sarasa · Sabtu, 20 Februari 2021 - 10:28:00 WIB
ASN Dinilai Rawan Terseret Pusaran Intoleransi-Radikalisme, Bedi: Ini Bahaya
Diskusi bertema "Toleransi dan Keberagaman" di Kantor Badan Kesbangpol Jabar, Kota Bandung, Jumat (19/2/2021). (Foto: Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG, iNews.id - Aparatur sipil negara (ASN) dinilai rawan masuk dan terseret pusaran paham intoleransi dan radikalisme. Karena itu, ASN harus dibekali penguatan ideologi Pancasila

Jumlah abdi negara ini cukup banyak sehingga memiliki dampak besar terhadap terjaganya nilai-nilai bernegara dan kebangsaan, khususnya di tengah maraknya isu intoleransi dan radikalisme saat ini.

"ASN merupakan instrumen penting dalam meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan, khususnya terkait ideologi Pancasila," kata Ketua Komisi I DPRD Jabar, Bedi Budiman dalam diskusi bertemakan "Toleransi dan Keberagaman" di Kantor Badan Kesbangpol Jabar, Kota Bandung, Jumat (19/2/2021).

Bedi mengemukakan, pascareformasi, masyarakat tidak pernah lagi mendapat pemahaman tentang Pancasila sebagai ideologi negara. "Harus diakui, sejak reformasi, soal-soal kenegaraan kita abai. Soal Pancasila dan lain-lain. Sudah 20 tahun, tak pernah ada lagi negara hadir dalam konsolidasi ideologi ke masyarakat," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2 3