Antisipasi Cuaca Ekstrem, PLN UP3 Cimahi Siapkan 18 Posko Layanan Gangguan

Adi Haryanto · Kamis, 22 April 2021 - 19:53:00 WIB
Antisipasi Cuaca Ekstrem, PLN UP3 Cimahi Siapkan 18 Posko Layanan Gangguan
Tim recovery PLN memperbaiki jaringan yang terganggu akibat cuaca ekstrem.(Foto: Istimewa)

CIMAHI, iNews.id - Cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin kencang dan petir di musim pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke kemarau berpotensi dapat menganggu jaringan dan aliran listrik. Guna mengantisipasi, PLN UP3 Cimahi menyiapkan layanan gangguan yang bisa diakses masyarakat di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Manajer Bagian Jaringan PLN UP3 Cimahi Pilih Kondang Paramarta mengatakan, gangguan yang sering terjadi ketika musim hujan adanya pohon tumbang yang menimpa jaringan. Sedangkan di musim pancaroba biasanya angin berembus kencang dan juga bisa menyebabkan pohon tumbang. 

"Kalau saat hujan rentan pohon, tapi di musim pancaroba gini angin juga kerap berembus kencang yang bisa membuat pohon tumbang yang dapat membuat pasokan listrik terganggu," kata Pilih KOndang, Kamis (22/4/2021).

Sebagai antisipasi, PLN UP3 Cimahi menyiapkan petugas yang siaga 24 jam untuk memantau pasokan listrik. Termasuk mengaktifkan 18 posko pelayanan gangguan yang tersebar di Kota Cimahi dan Bandung Barat. Mereka siap diterjunkan ketika sewaktu-waktu terjadi gangguan listrik.

Selain itu, pihaknya juga rutin melakukan pemeliharaan dengan pemangkasan pohon. Untuk pohon yang dimiliki masyarakat, pihaknya akan meminta izin masyarakat untuk melakukan pemangkasan hingga penebangan ketika dekat dengan jaringan PLN dan berpotensi mengganggu. 

Lebih lanjut dikatakannya, potensi gangguan di tengah cuaca yang tidak menentu ini adalah kerusakan jaringan listrik yang terkena kawat layang-layang sehingga memutus jaringan listrik. Gangguan tersebut sempat terjadi beberapa hari lalu.

"Biasanya kalau musim panas banyak yang main layangan. Apalagi pas puasa gini banyak yang ngabuburit sambil maen, dan itu sering ganggu jaringan, apalagi kalau senarnya pakai kawat," ujarnya seraya mengimbau agar warga tidak main layangan di dekat jaringan listrik. 

Editor : Agus Warsudi