Ada 50 Surga Tersembunyi di Jabar, Tersebar di 10 Kabupaten
Penegakan protokol kesehatan (prokes) hingga pengetesan rapid antigen, kata Dedi, terus dipantau di 108 titik destinasi wisata yang tersebar di 27 kabupaten/kita di Jabar.
Disparbud Jabar telah menyiapkan 37.000 alat rapid test antigen. Sebanyak 3.757 alat di antaranya sudah digunakan. Hasilnya, satu orang dinyatakan positif Covid-19 di Tirtamaya, satu orang di waterboom Kota Cirebon, dan dua orang di Situ Lengkong Panjalu. Keempat orang yang dinyatakan positif Covid-19 itu kini sudah menjalani isolasi mandiri.
"Kemudian, kami juga lakukan edukasi, terutama terhadap pelaku industri pariwisata. Di masa pandemi Covid-19 ini, kuncinya, pariwisata ini tergantung tingkat disiplin, yaitu disiplin masyarakatnya, disiplin pelaku industri pariwisatanya, dan para pengunjungnya," tutur Dedi.
"Kalau kita lihat dari kunjungan wisatawan di masa periode Januari sampai dengan April memang trennya baik untuk kunjungan lokal, di atas 50 persen. Tapi di bulan Mei ini, rata-rata 24 persen," ucapnya.
Dia berharap, pada 2022 mendatang, penanganan pandemi Covid-19 lebih baik dan ada upaya penormalan di sejumlah sektor, khususnya industri pariwisata. Terlebih, kata Dedi, pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19 di tempat wisata selama ini relatif lebih terukur karena bisa dilakukan berbagai pembatasan.
Editor: Agus Warsudi