get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebijakan Berubah, Vaksinasi Nakes di Kota Bandung Baru 6.911 Orang

995 Nakes dan SDM Fasyankes di Kota Bandung Tak Bisa Divaksinasi Covid-19

Selasa, 26 Januari 2021 - 16:45:00 WIB
995 Nakes dan SDM Fasyankes di Kota Bandung Tak Bisa Divaksinasi Covid-19
Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna. (Foto: iNews/Billy)

BANDUNG, iNews.id - Sebanyak 995 tenaga kesehatan dan sumber daya manusia (SDM) fasyankes di Kota Bandung tak bisa mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap pertama. Penyebabnya, mereka mengidap komorbid atau penyakit penyerta sehingga tidak lolos tes kesehatan.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, hingga saat ini total sasaran yang harus mendapatkan suntikan vaksin Sinovac di Kota Bandung sebanyak 8.859 orang tenaga kesehatan dan SDM fasilitas layanan kesehatan (fasyankes). Sedangkan yang sudah divaksin ada 7.578 orang artinya 84,8 persen.

"Yang vaksinasinya ditunda 1.351 orang atau 15,8 persen karena tidak datang. Sedangkan tidak lolos (tes kesehatan karena mengidap penyakit penyerta) 995 orang," kata Ema di Balaikota Bandung, Selasa (26/1/2021). 

Ema mengemukakan, 995 orang itu tidak bisa disuntik vaksin Sinovac karena ada berbagai macam kendala kesehatan. Seperti, tekanan darah tinggi dan ada beberapa gejala penyakit lain.

Sedangkan total nakes dan SDM fasyankes yang belum disuntik vaksin tanpa alasan sebanyak 20 orang "Asalnya mau (disuntik vaksin Covid-19). Terus takut. Mungkin (20 orang itu) termakan hoaks. Itu kemungkinan yah," ujar Seksa Kota Bandung.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung akan melanjutkan vaksinasi dosis kedua pada Kamis (28/1/2021). Sejumlah pejabat seperti Sekda Kota Bandung Ema Sumarna, influencer, dan artis, seperti Nazril Irham alias Ariel Noah akan divaksinasi Covid-19 tahap dua.

Vaksinasi tahap dua juga digelar di RS Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung. "Vaksin meningkatkan imunitas, bagi saya itu saja tidak ada kendala apa-apa sampai saat ini," tutur Ema.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut