80.000 Warga Isoman, Ridwan Kamil Minta Pusat Prioritaskan Jabar 

Agung Bakti Sarasa · Selasa, 20 Juli 2021 - 19:41:00 WIB
80.000 Warga Isoman, Ridwan Kamil Minta Pusat Prioritaskan Jabar 
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat menghadiri rakor pembagian obat dan beras gratis dari TNI yang dipimpin Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (19/7/2021). (Foto: Humas Pemprov Jabar) 

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta pemerintah pusat memprioritaskan penyaluran bantuan obat dan vitamin bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di Provinsi Jabar. Pasalnya, dari total sekitar 119.000 pasien Covid-19 di Jabar, sekitar 80.000 di antaranya menjalani isoman. 

"Ada 80.000-an warga isoman yang harus terlayani oleh obat gratis dari TNI ini, terbagi di wilayah Kodam Jaya dan Siliwangi," kata Ridwan Kamil dalam Rakor Pembagian Obat dan Beras Gratis dari TNI yang Dipimpin Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (19/7/2021) kemarin. 

Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, hadirnya bantuan dari pemerintah pusat tersebut akan menambah kebutuhan obat dan vitamin pasien Covid-19 yang menjalani isoman. Selain dari pemerintah pusat, Pemprov Jabar juga sudah memberikan bantuan obat gratis bagi pasien isoman.

Hingga Senin (19/7/2021), lanjut Kang Emil, sudah ada 20.000 pasien isoman yang mengajukan bantuan obat dan vitamin yang diakses melalui fitur telekonsultasi di aplikasi Pikobar. Secara bertahap, bantuan tersebut sudah disalurkan dan diterima pasien.

Seperti diketahui, pemerintah pusat melalui TNI sudah meluncurkan bantuan obat dan vitamin untuk pasien isoman. Bantuan yang terbagi kedalam tiga paket ini dikhususkan bagi wilayah pulau Jawa-Bali yang sedang menerapkan PPKM Darurat. 

Untuk tahap pertama, total 300.000 paket obat dan vitamin didistribusikan ke tiap Kodam dan langsung dibagikan ke pasien isoman yang sudah tercatat oleh Puskesmas.

"Mudah-mudahan obat yang di-drop dari TNI  bisa mendekati angka aktif yang sedang isoman di Jabar," harap Kang Emil.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan memastikan, pihaknya akan memenuhi kebutuhan obat dan vitamin untuk 80.000 pasien isoman di Jabar secara bertahap.

"Saya kira nanti bertahap 80.000 ini pasti kita penuhi karena itu sudah niat pemerintah," ucap Luhut.

Luhut mengatakan, tiga provinsi di area PPKM Darurat merupakan penerima bantuan obat-obatan terbanyak, termasuk di antaranya Jabar. 

"Yang angka-angkanya besar cuma di tiga provinsi," sebutnya. 

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: