8 Warga Tasikmalaya Meninggal Akibat DBD

Asep Juhariyono ยท Rabu, 27 Mei 2020 - 15:16 WIB
8 Warga Tasikmalaya Meninggal Akibat DBD
Ilustrasi.

TASIKMALAYA, iNews.id - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat berjumlah 412 orang. Dari jumlah tersebut, 8 orang meninggal dunia.

Data kasus DBD tersebut berdasarkan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya sejak Januari hingga Mei 2020. Jumlah kasus DBD juga melebihi pasien positif corona (Covid-19) di Tasikmalaya berjumlah 23 orang.

"Betul, saat ini untuk kasus positif DBD di Kota Tasikmalaya sudah melebihi jumlah kasus Covid-19," kata Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan dan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Suryaningsih, Rabu (27/5/2020).

Suryaningsih mengimbau masyarakat menjaga kebersihan dan melaksanakan 3M, menutup, menguras, dan mengubur untuk mencegah penularan DBD. Kasus DBD di Tasikmalaya sudah tersebar di Kecamatan Purbaratu, Kawalu, Cipedes, Tawang, Indihiang dan Bungursari.

Dari jumlah kasus DBD meninggal, di antaranya juga ada balita berumur 4 tahun dan anak 8 tahun.  "Kalau tidak salah ada 5 sampai 6 kasus DBD anak yang meninggal dunia," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap DBD di tengah pandemi corona. Masyarakat harus menjaga kebersihan dan pola hidup yang sehat.

"Masyarakat pun bisa meminta bantuan pihak Puskesmas terdekat untuk pemberantasan sarang nyamuk. Karena baik DBD ataupun corona sama berbahaya, Jadi mari kita sama-sama selalu waspada," ucap Uus.


Editor : Faieq Hidayat