7 Fakta Terbaru Pegi Perong Ditangkap, Nomor 4 Otak Pembunuhan Vina Cirebon
Seusai penangkapan, Polda Jabar langsung menggeledah rumah Pegi Setiawan alias Egi atau Perong di Dusun Simaja, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Rabu (22/5/2024). Penggeledahan ini berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan mengundang perhatian warga sekitar.
Pantauan iNews di lokasi, warga dilarang mendekati sekitar lokasi penggeledahan. Belum diketahui hasil dari penggeledahan tersebut maupun ada atau tidaknya barang yang diamankan.
Kasat Reskrim Polresta Cirebon AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan, penggeledahan dilakukan untuk melengkapi berkas yang dapat membantu terangnya kasus pembunuhan Vina dan Eki pada 26 Agustus 2016 silam.

Polda Jabar memastikan Pegi Setiawan alias Pegi alias Perong yang ditangkap di Bandung merupakan otak pembunuhan Vina Dewi Arsita dan M Rizky Rudiana atau Eky di Cirebon pada 2016 atau sekitar 8 tahun lalu. Kepastian itu diperoleh setelah penyidik memeriksa Pegi alias Perong secara intensif sejak Selasa (21/5/2024) petang hingga Rabu (22/5/2024) malam.
"PS (Pegi Setiawan), salah satu tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pembununan Vina dan Rizky alias Eki di Cirebon diduga sebagai otak kasus ini," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast didampingi Direktur Reskrimum (Direskrimum) Polda Jabar Kombes Pol Surawan, Rabu (22/5/2024) malam.
Masniah warga Dusun Simaja, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon yang merupakan tetangga Pegi alias Perong menyampaikan, saat lebaran yang bersangkutan sempat berada di rumahnya bersama keluarga. Informasi itu diketahuinya dari orang tua Pegi.
"Kalau melihat enggak, cuma cerita ibunya ada di rumah ngumpul lebaran sampai kemarin lah," ujar Masniah di Dusun Simaja, Rabu (22/5/2024).
Dia juga mengakui, foto yang ditangkap di Bandung itu merupakan Pagi alias Perong.
"Iya itu benar anaknya. Kayak ibunya persis," katanya saat diperlihatkan foto Perong yang ditangkap Polda Jabar.
Menurutnya, selama ini Perong lebih sering di Bandung bersama ayahnya, bekerja sebagai buruh bangunan dan terkadang bekerja di rumah makan.
"Peginya tidak ada di sini, di Bandung," ucapnya.
Editor: Donald Karouw