get app
inews
Aa Text
Read Next : Bocah di Sukabumi Tewas Penuh Luka hingga Melepuh, Polisi Selidiki Dugaan KDRT

7 Fakta Bocah di Sukabumi Tewas Disiram Air Panas Ibu Tiri, Nomor 5 Bikin Nyesek

Minggu, 22 Februari 2026 - 09:15:00 WIB
7 Fakta Bocah di Sukabumi Tewas Disiram Air Panas Ibu Tiri, Nomor 5 Bikin Nyesek
Polisi menyelidiki kasus bocah Sukabumi tewas penuh luka diduga disiram air panas oleh ibu tiri, (Foto: iNews TV)

SUKABUMI, iNews.id – Sejumlah fakta terungkap dalam kematian tragis bocah berinisial NS (12) diduga akibat dianiaya ibu tiri di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa tragis itu sontak mengundang empati dan reaksi masyarakat luas. 

Korban sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif selama 8 jam di Instalasi Gawat Darurat RSUD Jampang Kulon dalam kondisi kritis dengan luka bakar parah. 

Sebelum mengembuskan napas terakhir, korban mengaku luka bakar yang dialaminya tersebut karena dianiaya ibu tirinya.

Berikut deretan fakta memilukan bocah berinisial NS tewas diduga dianiaya ibu tiri.

7 Fakta Bocah di Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri

1. Kronologi Kejadian

Tangis sang ayah kandung, Anwar Satibi pecah saat mengetahui anak pertamanya meninggal dunia usai mengalami luka bakar dengan hampir sekujur tubuh melepuh. 

Dalam video yang beredar, Anwar terlihat histeris saat berada di rumah sakit. Dia mengaku tidak menyangka anaknya harus meninggal dengan cara tragis. 

Anwar mengungkapkan kecurigaannya terhadap dugaan kekerasan yang dialami anaknya. Dia memilih meminta autopsi untuk memastikan penyebab kematian.

"Kecurigaan ada tapi saya tidak bisa menuduh, makanya saya mau anak saya diautopsi. Saat kejadian, istri saya telepon bilang anak saya panas ternyata seperti ini," katanya, Jumat (20/2/2026).

2. Korban Sering Dianiaya Ibu Tiri 

Sebelum kejadian tragis tersebut, ayah korban menyebut anaknya pernah menjadi korban penganiayaan ibu tiri pada 2025, namun saat itu diselesaikan secara mediasi. 

"Sebelumnya juga pernah terjadi penganiayaan, terus saya laporkan ke PPA Polres Pelabuhan Ratu dan istri saya datang memohon sujud ke saya dan akhirnya minta saran ke Pak Haji Isep dan dibilang tidak ada salahnya memaafkan orang siapa tahu berubah ke depan," ujar Anwar Satibi.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut