6 Fakta Pembunuhan Weni Tania yang Jasadnya Tertancap Bambu di Garut, Nomor 3 Bikin Pilu

Ii Solihin · Senin, 08 Februari 2021 - 13:04:00 WIB
6 Fakta Pembunuhan Weni Tania yang Jasadnya Tertancap Bambu di Garut, Nomor 3 Bikin Pilu
Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono memaparkan kasus pembunuhan Weni Tania yang mayatnya ditemukan tertancap bambu, Senin (8/2/2021). (Foto: iNews/Ii Solihin)

GARUT, iNews.id - Polres Garut telah menangkap pelaku pembunuhan Weni Tania (21) yang jasadnya ditemukan dalam kondisi tertancap bambu, pada Jumat (5/2/2021) lalu. Pelaku ternyata kekasih korban berinisial DH (22).

Tersangka DH diketahui merupakan warga Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. DH yang bekerja sebagai buruh itu saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Garut. 

Berikut 6 fakta pembunuhan Weni Tania:

1. Mayat Korban Ditemukan Membusuk dengan Kondisi Anus Tertancap Bambu

Mayat Weni Tania pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah mencari kayu bakar di pinggiran Kali Muncang, anak Sungai Cimalaka, Kampung Muncang Lega, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Jumat (5/2/2021) pagi. 

Warga mencium aroma busuk dari arah kali. Ketika diperiksa, warga pun kaget menemukan mayat perempuan yang sudah membusuk.

Kondisi mayatnya sangat mengenaskan dan sudah membusuk. Saat ditemukan korban memakai celana jeans biru dan kaus kuning dengan motif bunga. Anusnya tertancap bambu sedangkan bagian kepalanya terhimpit batu. 

Celana jeans korban juga melorot sampai paha. Selain itu, ada kantong di dekat korban berisi identitasnya.

Petugas Polres Garut dan Polsek Wanaraja melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad perempuan. (Foto: Subbag Humas Polres Garut)
Petugas Polres Garut dan Polsek Wanaraja melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad perempuan. (Foto: Subbag Humas Polres Garut)


2.Korban Dilaporkan Hilang sejak Selasa (2/2/2021)

Korban Weni Tania sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa (2/2/2021). Bahkan, pihak keluarga di Kampung Ciloa Tengah RT 03/03, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut sudah mencari perempuan malang itu ke mana-mana.

Kerabat dan teman almarhum Weni Tania menangis. (Foto: iNewsTv/Ii Solihin)
Kerabat dan teman almarhum Weni Tania menangis. (Foto: iNewsTv/Ii Solihin)

Yana Suryana, perangkat Desa Tegalpanjang menyebutkan, pihak keluarga sudah mencari Weni sejak hari Selasa. Namun upaya pencarian tidak berhasil. Apalagi, Weni juga tidak memberikan kabar sebelum dan setelah meninggalkan rumah.

"Ketahuannya itu dari identitas yang ada di kantong korban. Ada identitasnya ternyata dia warga Wanaraja," ujar Yana di lokasi kejadian, Jumat, (5/2/2021).

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2 3