3 Nakes Terpapar Covid-19, Dinkes Majalengka Terapkan WFH
MAJALENGKA, iNews.id - Tiga tenaga kesehatan (nakes) di dua di Dinkes Majalengka dan satu dokter pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) terkonfirmasi positif Covid-19. Menyusul kejadian itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Majalengka menerapkan work from home (WFH).
Kepala Dinkes Majalengka dr Harizal Harahap mengatakan, sejak ada tiga nakes terkonfirmasi positif Covid-19, dinkes memberlakukan WFH.
"Kami temukan nakes baik di dinas dan puskesmas yang terkonfirmasi positif Covid. Karenanya, kami berlakukan WFH," kata Kepala Dinkes Majalengka, Rabu (16/2/2022).
Diberitakan sebelumnya, Bupati Majalengka Karna Sobahi angkat bicara terkait kasus Covid-19 kembali melonjak dalam sepekan terakhir. Menurut Karna terdapat tiga faktor penyebab kasus Covid-19 kembali naik.
Pertama, kata Karna, imunitas atau kekebalan masyarakat terhadap virus Corona penyebab Covid-19 mulai menurun. Kedua, kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes) pun mulai longgar. Yang ketiga, munculnya virus Corona varian Omicron yang cepat menular.
"Masyarakat sudah kami ingatkan, pandemi Covid-19 ini masih ada dan berbahaya. Masyarakat jangan lengah, terutama dalam penerapan prokes," kata Bupati Majalengka ditemui seusai meninjau vaksinasi Covid-19, Selasa (15/2/2022).
Berdasarkan data Satgas Satgas Penanganan Covid-19 Majalengka, ujar Karna Sobahi, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 aktif per Selasa 15 Februari 2022 ini bertambah sebanyak 97 orang. Jumlah angka kematian 4 orang.
"Kasus positif Covid-19 di majalengka kini sudah menyebar. Selain di lingkungan masyarakat, juga terjadi di sektor pendidikan dan organisasi perangkat daerah (OPD)," ujar Karna Sobahi.
Namun sampai saat ini, tutur Bupati, Pemkab Majalengka sampai saat ini belum menerima laporan pasien positif Covid-19 varian Omicorn. "Yang pasti penyebabnya, masih ada warga yang tak pakai masker, kerumunan warga, dan jumlah warga yang telah divaksin masih rendah," tutur Bupati.
Editor: Agus Warsudi