Polisi mendalami kasus perampokan dan pembunuhan sopir taksi online yang jasadnya ditemukan di saluran irigasi Panaran, Indramayu. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Agus Warsudi

BANDUNG, iNews.id - Terungkap, dua pria yang ditangkap penyidik Satreskrim Polres Indramayu merampok korban Widodo (53), sopir taksi online, warga  Perum Central Park, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Saat merampok, kedua pelaku membunuh Widodo dan membuang mayatnya di saluran irigasi Panadaran, Jalan Ibu Tien Soeharto, Desa Pekandangan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu. 

Setelah itu, kedua pelaku membawa kabur mobil korban. Sedangkan jasad korban Widodo ditemukan mengambang di saluran irigasi pada Senin (25/7/2022) dengan kondisi wajah, tangan, dan kaki terlilit lakban.

Terkait penemuan jasad yang diduga kuat korban pembunuhan itu, petugas Satreskrim Polres Indramayu dibantu Ditreskrimum Polda Jabar melakukan penyelidikan. Hasilnya, dua pelaku yang merampok, membunuh, dan membawa kabur mobil korban ditangkap di Kota Surakarta, Jawa Tengah.

"Jadi yang dirampok itu mobilnya. Untuk barang lain yang dirampok, masih didalami penyidik. Termasuk modus pelaku," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat dihubungi via ponselnya, Selasa (2/8/2022).

Saat ini, ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo, polisi masih mencari mobil korban yang dibawa kabur pelaku. "Nanti (kronologi lengkap perampokan disertai pembunuhan oleh dua pelaku terhadap korban Widodo) akan disampaikan oleh Kapolres Indramayu," kata dia. 

Diketahui, mobil milik almarhum WIdodo (53), sopir taksi online yang jasadnya terlilit lakban di saluran irigasi Panaran, Jalan Ibu Tien Soeharto, Desa Pekandangan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, hilang. 

Sampai saat ini, mobil yang biasa digunakan korban untuk menjalani profesinya sebagai driver taksi online, belum diketahui keberadaannya. Fakta penyelidikan, pada Minggu 24 Juli 2022, Widodo berada di sekitaran wilayah Pasir Gombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Ponsel yang digunakan korban saat itu masih digunakan aktif sampai malam hari.

Pada Senin (25/7/2022)  sekitar pukul 14.00 WIB, jasad Widodo ditemukan mengambang di irigasi Panaran, Desa Pekandangan, Indramayu. Untuk mengungkap kasus ini, Satreskrim Polres Indramayu dibantu Ditreskrimum Polda Jabar melakukan penyelidikan. 

Dari penyelidikan terungkap, korban Widodo merupakan sopir taksi online. Pekerjaan itu ditekuni korban lima tahun terakhir setelah berhenti dari pekerjaan sebelumnya di perusahaan pembuatan keramik.

Identitas jasad pria terlilit lakban cokelat di bagian wajah, tangan, dan kaki itu terungkap setelah petugas menganalisis sidik jari korban. Setelah mendapatkan nama dan alamat korban, ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo, penyidik Satreskrim Polres Indramayu datang ke alamat yang diperoleh. 

Istri dari korban membenarkan mayat tersebut merupakan Widodo berdasarkan barang-barang yang ditemukan, seperti jam tangan dan kepala sabuk warna hitam simbol huruf G warna emas. Itu milik suaminya atas nama Widodo.

Saat ditemukan, tubuh korban mengalami enam luka sayat di tubuhnya. Luka tersebut antara lain ditemukan kepala, dahi, kelopak mata, hidung, dagu, dan di bibir atas-bawah.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT