Tim SAR gabungan mengevakuasi korban Jipeng, YouTuber Cirebon yang tenggelam di Sungai Cisanggarung. (FOTO: ISTIMEWA)
Arif Budianto

CIREBON, iNews.id - Tim SAR gabungan berhasil menemukan Sanuji alias Jipeng (37), YouTuber Cirebon yang tenggelam di Sungai Cisanggarung saat membuat konten, Senin (15/8/2022). Warga Dusun Wage, RW 05, Desa Babakanlosari, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon ini ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 08.25 WIB. 

Berdasarkan informasi dari Komandan Tim Rescue Pos SAR Cirebon Juniarto, jasad korban Jipeng ditemukan mengambang dengan jarak 500 meter dari last known position (LKP). Pada pukul 08.37 WIB korban dievakuasi dan dibawa ke RS Waled Cirebon. 

"Selanjutnya pada pukul 09.15 WIB, sehubungan dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR yang terlibat kembali ke satuannya masing masing. Adapun unsur SAR yang terlibat antara lain, Basarnas (Pos SAR Cirebon), Polsek Pabedilan, BPBD Kabupaten Cirebon, Damkar Losari, SAR Gurila, dan Perangkat Desa Babakanlor," kata Juniarto. 

Sebelumnya diberitakan, nahas dialami Sanuji alias Jipeng tenggelam saat membuat konten YouTube di Sungai Cisanggarung, Desa Babakanlosari, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, sejak Minggu (14/8/2022) sekitar pukul 04.00 WIB. 

Berdasarkan laporan dari rekan korban atas nama Budi, pada pukul 03.00 WIB dini hari, dia bersama korban Jipeng berniat membuat konten untuk YouTube di terowongan dan makam Desa Babakanlosari.

Namun, tak berselang lama pada pukul 04.00 WIB korban turun ke Tepi sungai Cisanggarung untuk mencari keong. Namun semakin lama korban semakin menjauh dari tepi sungai menuju bagian tengah sungai dan hanyut terseret arus Sungai Cisanggarung.

"Selanjutnya pukul 10.30 WIB, Budi, rekan korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak desa setempat," kata Kepala Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Bandung Jumaril.

Basarnas Bandung, ujar Jumaril, langsung memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Cirebon menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian korban.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT