Ilustrasi, BKPSDM Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengungkap adanya dugaan kecurangan dalam sistem absensi digital yang melibatkan ribuan ASN. (Foto: Istimewa).

CIREBON, iNews.id - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengungkap adanya dugaan kecurangan dalam sistem absensi digital yang melibatkan ribuan aparatur sipil negara (ASN). Dari hasil evaluasi, tercatat 1.329 ASN terindikasi menggunakan aplikasi pemalsu titik koordinat atau fake GPS untuk memanipulasi lokasi kehadiran. 

Temuan terbanyak berasal dari Dinas Pendidikan dengan 696 ASN, disusul Dinas Kesehatan sebanyak 364 ASN, sementara sisanya tersebar di sejumlah SKPD dan kecamatan.  

Kepala Bidang Penilaian Kinerja dan Penghargaan BKPSDM Kabupaten Cirebon, Meilan Sarry Rumbino Rumakito, menjelaskan bahwa sistem mendeteksi pola lokasi yang tidak wajar.  

“Beberapa titik koordinat muncul berulang, bahkan digunakan oleh banyak pegawai yang berbeda. Secara teknis, itu tidak mungkin terjadi secara alami,” ujarnya dikutip dari iNews Cirebon. 

Menurut Meilan, hal tersebut menunjukkan adanya upaya sengaja untuk mengelabui sistem absensi berbasis GPS.  


Editor : Kurnia Illahi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network