Selain menggunakan cangkul dan peralatan lain, petugas damkar juga menyemprotkan air ke bekas material longsoran tanah. Dalam waktu singkat material longsor dapat dibersihkan.
"Akibat material longsoran yang menutup sebagian jalan, kendaraan tidak bisa melintas beberapa jam. Setelah material dibersihkan, barulah kendaraan roda empat maupun roda dua dari arah Ciniru menuju Garawangi dan sebaliknya baru dapat melintas," kata Danru 2 UPT Kabupaten Kuningan, Dayandi Heryandi, Selasa (1/2/2022).
Setelah insiden itu, masyarakat diimbau agar berhati-hati ketika melewati atau menggunakan jalan tersebut. Apalagi saat hujan turun, karena dikhawatirkan terjadi longsoran susulan.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait