Polisi menunjukkan tebing Gunung Galunggung yang longsor. (FOTO: ANTARA)

Dia menuturkan, longsoran itu berada cukup jauh dari pemukiman penduduk sehingga tidak mengancam bahaya masyarakat.

Sejak terjadinya longsoran di Galunggung, kata dia, masyarakat dilarang turun ke bawah menuju kawah, apalagi meminum air danau yang ada di bawah, karena khawatir mengganggu kesehatan.

"Sementara daerah itu kita tutup, tidak boleh ada yang turun ke bawah, ke kawah," tutur dia.

Ketua Pos Pemantauan Gunung (PGA) Galungung di Kecamatan Padakembang, Tasikmalaya, Gradita Frihadi mengatakan, longsoran itu terjadi di dinding kawah puncak Gunung Galunggung pada Sabtu (11/3/2023) malam.

Sebelum longsor pada Sabtu (11/3/2023), kata Gradita Frihadi, dua pekan sebelumnya juga sempat ada longsoran. 

Namun skala longsoran kecil, berbeda dengan yang kejadian terakhir membawa cukup banyak material longsoran dan menutupi sebagian kawah.


Editor : Agus Warsudi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network