Awal tahapan pilkades serentak di KBB sudah diwarnai polemik. (Foto: Ilustrasi)

"Kita kros cek langsung ternyata klien kami sudah dapat nilai 8 untuk pengelaman kerja. Tapi di situ tidak dimasukan, malah nilanya tetap nol saat akumalasi tes akademis," kata Edwin P. Silaban kuasa hukum dari bakal Cakades Deris Taufik Hadian, Kamis (11/11/2021).

Maraknya protes dan polemik di awal tahapan Pilkades serentak di KBB dinilai sebagai persoalan yang serius. Bahkan kasus yang muncul kali ini jauh lebih banyak dibandingkan pilkades serentak sebelumnya, sehingga menjadi preseden buruk bagi pihak panitia penyelenggara baik di tingkat desa maupun kecamatan.

"Selama KBB berdiri, baru kali ini protes yang dilakukan bakal cakades dan pendukungnya begitu banyak. Ini sinyalemen bahaya, demokrasi di tingkat desa bisa rusak karena tidak jelasnya aturan yang diterapkan, sehingga bisa menimbulkan konflik horizontal," kata tokoh pendiri KBB, Asep Ahmad Suhardi. 


Editor : Asep Supiandi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network