Tangkapan layar video Menparekraf Sandiaga Uno menjajal sepeda listrik Made in Majalengka. (Foto: Istimewa)
Inin nastain

MAJALENGKA, iNews.id - Eco bike, sepeda listri made in atau buatan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Majalengka akan diproduksi massal. Dalam produksinya nanti, PT ERan Teknikatama akan berkolaborasi dan menggandeng sejumlah UKM di kabupaten Majalengka.

Rencana produksi massal sepeda listrik yang dipromosikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno ini diharapkan memberi dampak positif bagi pelaku UKM. 

Saat ini, beberapa sarana dan prasarana tengah dibangun untuk mendukung produksi sepeda listrik Eco Bike secara massal di SIKIM, Kelurahan Cikasarung, Kecamatan/Kabupaten Majalengka itu.

CEO PT Eran Teknikatama R Agung Nugraha, selaku penanggung jawab produksi massal sepeda listrik mengatakan, akan menggandeng para pelaku UKM di Majalengka. Dalam pengerjaannya, produksi Eco Bike menitikberatkan kolaborasi. 

Proses kolaborasi sudah dilakukan saat produksi base sepeda, yang melibatkan 12 perusahaan yang bergerak dalam bidang otomotif. "Pasti akan banyak keterlibatan UKM. Dari pengelasan, painting, lampu kecil, dan stikernya. Banyak UKM yang akan bergabung dari satu produk sepeda," kata CEO PT Eran Teknikatama, Jumat (7/1/2022). 

"Jadi Majalengka kreatif itu akan terwujud. Kolaborasi yang ditekankan di sini. Tapi induk produsen sepeda PT Eran Teknikatama ini," ujar R Agung Nugraha.

Agung menuturkan, produksi massal sepeda listrik Eco Bike juga akan menghadirkan beberapa unit bisnis. Salah satu unit bisnis yang dipastikan akan muncul adalah baterai pendukung.

"Jadi nanti di setiap sentra UKM akan dijadikan stasiun pengisian baterai, kemudian kurir yang pakai sepeda dengan low cost. Karena kita juga ada aplikasi," tutur CE PT Eran Teknikatama.

"Kami tekankan yang terlibat itu akan banyak. Tambal ban juga pasti laku. Di stasiun baterai itu ada tambal ban dan service juga, jadi paket. Mereka itu mitra, seperti pom mini itu, modelnya sederhana," tuturnya.

Kendati belum resmi produksi massal, kata R Agung Nugraha mengatakan, minat warga terhadap Sepeda Listrik Eco Bike sudah terbilang tinggi. Saat ini sudah tercatat sebanyak 200 unit.

"Nanti target kami minimal 500 unit terjual per bulan. Satu unit sepeda, kami targetkan di bawah Rp10 juta, pengennya 8 juta. Karena di atas Rp10 juta itu ada motor listrik, sekitar Rp15 juta. Jadi pengennya setengah harga motor listrik lah," ucap R Agung Nugraha.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT