Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu langsung berkoordinasi dengan PT Pertamina yang sebelumnya telah melakukan perbaikan atau penutupan semburan gas tersebut.
"Kmbali muncul semburan gas bercampur lumpur ini semakin meluas dan membuat warga khawatir merusak tanaman padi milik petani yang akan ditanam pada bulan ini," tutur Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Indramayu Fatah.
Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait