BANDUNG, iNews.id - Masih ingat dengan patung Maung Cisewu, Kabupaten Garut yang sempat menghebohkan dunia maya beberapa waktu lalu? Nah, kali ini ada juga patung Maung Bandung yang mirip dengan anjing laut di Kota Bandung.
Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membangun monumen tugu Maung Bandung ternyata tidak sesuai harapan. Bahkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kecewa dengan penampilan patung Maung Bandung yang mirip anjing laut tersebut.
Tugu Maung Bandung mirip anjing laut itu berada di perempatan Jalan Cihampelas-Wastukancana, Kota Bandung. Di monumen ini terdapat tugu yang di tiap sudutnya terdapat patung Maung Bandung tapi mirip anjing laut bahkan sekilas justru mirip beruang kutub. Padahal, Emil berharap patung itu menggambarkan filosofi Maung Bandung yang gagah dan garang.
"Itu teh Maung Bandung. Enyak tapi teu bisaeun (senimannya tidak bisa ternyata - red). Saya juga enggak happy," ujar Emil di Pendopo Kota Bandung, Kamis (28/12/2017).
Emil mengatakan seharusnya patung Maung Bandung pada tugu tersebut menggambarkan semangat warga Kota Bandung seperti maung yang tergambar di lampu-lampu jalanan. "Tapi malah kayak anjing laut," ucap Emil sambil tersenyum.
Dia mengatakan sebuah kota yang baik salah satunya adalah yang melestarikan sejarah. Sehingga di tengah pembangunan modern yang masif tetap harus melestarikan peninggalan sejarah. "Maka kebijakan saya, ada proyek atau bangunan baru harus art deco. Seperti Ibis dan Sarinah semua dipaksa art deco, gaya lama," ujar Emil.
Hal tersebut dilakukan untuk memberi sinyal warga atau wisatawan jika sedang memasuki kawasan bersejarah, maka Emil menginisiasi untuk membangun sekitar 20 monumen. "Ada yang berbentuk portal seperti di Riau, Dago dan Sudirman. Ada monumen seperti lingkaran (tugu Maung Bandung)," katanya.
Emil berharap seseorang yang melewati monumen tersebut bisa merasakan suasa seolah memasuki lorong waktu kembali ke era kolonial yang terdapat banyak bangunan heritage. Dosen arsitektur ITB itu mengaku sudah mengkritik seniman yang membuat patung tersebut. Rencananya dalam waktu dekat diperbaiki hingga menyerupai maung pada umumnya.
"Itu teh empat Maung Bandung ke empat penjuru mata angin. Menjaga selatan, utara, barat dan timur. Tapi senimannya kurang. Sudah saya kritik (senimannya). Kami perbaiki," kata dia.
Sementara itu, berdasarkan pantauan iNews.id di lokasi patung Maung Bandung yang berada di perempatan Jalan Wastukencana-Cihanpelas tidak ada yang aneh. Dari kejauhan, monument ini memikiki tinggi sekitar 5-7 meter. Terlihat ada empat patung Maung Bandung berwarna putih di setiap sudut mata angin di monumen tersebut. Selain itu ada juga jam dindingnya.
Tetapi, setelah di lihat dari jarak dekat, wajah Maung Bandung terlihat mirip anjing dengan bentuk mulut dan mata yang lucu. Hanya saja di sisi mulut terdapat kumis tegang seperti maung. Selain itu, jika melihat dari samping, badan maung malah nampak seperti beruang kutub dengan perawakan gempal dan berwarna putih.
Saat ini Pemkot Bandung sedang mengebut pembangunan 20 monumen agar bisa cepat selesai. Selain di perempatan Wastukencana-Cihampelas, patung Maung Bandung ini juga terdapat di pertigaan Jalan Katamso-Supratman, atau tepatnya di pertigaan lampu merah, Pusat Pendidikan Infantri (PPI), Kota Bandung.
Editor : Muhammad Saiful Hadi
Artikel Terkait