Ilustrasi. Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin booster. (Foto: iNews/Cahya Sumirat).
Arif Budianto

BANDUNG, iNews.id - Pemerintah Kota Bandung terus menggenjot vaksinasi booster. Hal itu dilakukan menyusul bakal segera kedaluarsanya ribuan vaksin di Kota Bandung. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Anhar Hadian mengatakan, mulai 29 Juli 2022 dapat dimulai pemberian vaksin booster 2 atau dosis IV bagi SDM kesehatan.

"Target sasaran SDM kesehatan 24.709 orang. Mempertimbangkan ketersediaan vaksin dan masa kedaluarsa vaksin yakni 11 Agustus 2022," ujar Anhar, Minggu (87/8/2022).

Alokasi vaksin saat ini dengan jenis Moderna mencapai 1.107 dosis telah disebarkan ke 38 rumah sakit di Kota Bandung. "Kami juga sudah mengajukan penambahan vaksin booster 2 untuk SDM kesehatan," ujarnya.


Anhar mengakui, jika pekan kemarin percepatan vaksin dosis III memang melambat karena tenaga puskesmas sedang fokus pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN). Namun, pihaknya akan kembali fokus pada vaksinasi booster pekan ini dengan menambah hari dan jadwal vaksinasi di puskesmas.

"Kita juga akan kembali melaksanakan vaksin masal di gerai vaksinasi salah satunya di Ciwalk dan TSM. Hasil tiap sekali melaksanakan vaksin minimal ada 200 sasaran per lokasi," ujarnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah menuturkan, seluruh mal yang ada di Kota Bandung sangat mendukung pelaksanaan vaksinasi ini. Secara keseluruhan, pelaksanaan booster di mal Kota Bandung telah menyasar 5.270 orang.

"Kings juga akan menyelenggarakan vaksinasi, tapi belum tahu ada berapa yang akan divaksin. Toko ritel seluruh cabang Borma juga sudah melakukan vaksinasi booster bekerja sama dengan Polsek dan puskesmas setempat," ujar Elly.


Selain itu, terkait kepulangan jemaah haji, Kasie Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama Kota Bandung, Boy Hari Novian mengatakan, 100 persen para jemaah haji negatif Covid-19 setelah Swab di asrama haji.

"Sebanyak 808 orang dari dua kloter 100 persen negatif Covid-19," tutur Boy.

Dia menambahkan, untuk kepulangan kloter 33 akan tiba pada 7 Agustus. Sedangkan kloter 42 akan tiba pada 12 Agustus. "Jumlah kloter 33 ada 138 orang, sedangkan kloter 42 ada 221 orang. Untuk kepulangan tidak dikumpulkan di satu tempat. Kami memecah kepulangan sesuai kelompok jamaah KBIH masing-masing," ucapnya. 


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT