Selain dibakar, lanjut Dwiyono, pemusnahan juga dilakukan dengan menggunakan gergaji mesin dan digilas backhoe untuk barang-barang seperti senjata dan spare part kendaraan. Adapun obat-obatan hingga kosmetik dimusnahkan dengan cara diblender.
Menurut dia, seluruh barang yang dimusnahkan kali ini umumnya merupakan barang yang diperjualbelikan secara online oleh perorangan dan dikirim melalui perusahaan logistik.
"Barang-barang ini juga merupakan hasil sinergi kami dengan kepolisian, TNI, Dan perusahaan logistik dan cargo (JNE dan JNT), serta Kantor Pos juga," katanya.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait