Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menunjukkan miras impor palsu, Jumat (29/7/2022). (FOTO: Humas Polresta Bandung)
Dila Nashear

BANDUNG, iNews.id - Satres Narkoba Polresta Bandung mengungkap kasus industri rumahan yang memproduksi minuman keras (miras) impor palsu di Jalan Bukit Pakar Timur, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Petugas menyita 364 botol miras impor palsu dan menangkap satu pelaku berinisial MG (34).

Tersangka MG merupakan pemilik industri rumahan miras impor palsu oplosan alkohol, minuman bersoda, dan teh celup tersebut. Akibat perbuatannya, MG disangkakan melanggar Pasal 204 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, kasus ini terungkap setelah petugas melakukan penyelidikan atas informasi terkait peredaran miras impor oplosan di Kabupaten Bandung.

Hasil penyelidikan diperoleh indikasi pelaku MG memproduksi miras impor oplosan dan dijual secara online. Miras oplosan alkohol minuman bersoda dan teh celup tersebut dikemas dalam botol dengan merek ternama yang seolah-olah impor dari luar negeri.

"Pelaku (MG) mengedarkan miras impor palsu oplosan hingga menyebabkan gangguan kamtibmas di Kabupaten Bandung. MG mengaku miras impor palsu ini dioplos sendiri," kata Kapolresta Bandung saat konferensi pers di Mapolresta Bandung. Jumat (29/7/2022).

Pelaku MG, ujar Kombes Pol Kusworo Wibowo, mengoplos miras impor palsu ini dibuat sesuai dengan pesanan para buyer melalui penjualan di media sosial secara online.

"MG bisa memproduksi 30 sampai 50 botol per hari. Barang ini (miras oplosan) dibuat sesuai pesanan dari buyer (pembeli)," ujar Kombes Pol Kusworo Wibowo.

Setelah dilakukan pengembangan, tutur Kapolres Bandung, anggota Satnarkoba Polresta Bandung menangkap MG di wilayah Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

"Pelaku MG telah menjalankan aksinya sejak 2018 sampai sekarang. Dengan terungkapnya kasus ini, setidaknya kami telah menyelamatkan 187.200 jiwa," tutur Kapolres Bandung.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT