Kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di KBB sudah bisa dibolehkan 100 Persen seiring dengan penerapan PPKM Level 1 di wilayah Bandung Raya. (Foto: Dok)
Adi Haryanto

BANDUNG BARAT, iNews.id - Untuk pertama kalinya wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Hal itu tercantum dalam Instruksi Mendagri Nomor 29 tahun 2022 tentang PPKM Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali, tanggal 6 Juni 2022, dengan beberapa kabupaten/kota lainnya di Jawa dan Bali. 

Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), KBB, David Oot mengatakan, dampak diterapkannya PPKM Level 1 ini berimbas kepada sektor pariwisata. Khususnya dalam hal kunjungan ke tempat wisata yang sudah kembali normal.

"Diterapkannya PPKM Level 1 itu membuat carrying capacity ke tempat wisata jadi 100 persen, sementara sebelumnya saat PPKM Level 2 hanya 75 persen," tuturnya, Rabu (8/6/2022).

Menurutnya, itu menjadi angin segar bagi industri pariwisata di KBB yang selama ini sempat terpukul akibat Covid-19. Sebab kunjungan wisatawan turun drastis bahkan dibatasi karena pemberlakuan PPKM untuk menghindari kerumunan. 

Sehingga dengan dibolehkannya kunjungan wisatawan 100 persen, harus diantisipasi oleh pengelola wisata dengan menyiapkan kiat-kiat agar pengunjung tetap nyaman. Termasuk tetap harus menjaga protokol kesehatan meskipun saat ini aktivitas sudah dibolehkan normal.

"Meski sudah normal, tapi prokes tetap diperhatikan. Termasuk pengelola wisata juga terus menerapkan aplikasi PeduliLindungi," ujaenya. 

Dirinya optimistis sektor pariwisata di KBB akan kembali bangkit hingga akhir tahun nanti. Apalagi banyak objek wisata di KBB yang konsepnya outdoor sehingga aman. Sesuai intruksi presiden maka aktivitas di luar ruangan dibolehkan tidak memakai masker. 

"Objek wisata di Lembang juga bisa memanfaatkan momentum mahalnya tiket ke Borobudur, sehingga bisa mendatangkan wisatawan ke Lembang lebih banyak lagi karena tiket masuknya relatif terjangkau," ucapnya. 




Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT