Ketua KPA Kota Bandung Sis Silvia Dewi. (FOTO: iNews/BILLY MAULANA FINKRAN)

Petugas mencatat nama dan alamat pengidap HIV-AIDS berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP) agar penanganan terhadap mereka dapat dilakukan. Ribuan orang yang terpapar tersebut terdiri atas beragama profesi. "Jadi ketahuan namanya, alamatnya di mana dan profesinya apa," ujar Sis Silvia Dewi.

"Posisi teratas pegawai swasta dengan jumlah orang terpapar sebanyak 1.842 kasus atau sekitar  31,1 persen. Yang mengejutkan adalah angka penderita HIV-AIDS aktif di kalangan mahasiswa mencapai 400 kasus atau 7 persen. Sedangkan ibu rumah tangga 11,8 persen atau setara 653 kasus," tutur Ketua KPA Kota Bandung.

Perilaku seksual berisiko seperti berganti-ganti pasangan, kata Sis Silvia Dewi, faktor pemicu tertinggi penularan HIV-AIDS. "Masyarakat diimbau tidak melakukan seks berganti-ganti pasangan dan mengunakan narkoba. Jaga pola hidup sehat agar terhindar dari HIV-AIDS," ucap Sis Silvia Dewi.


Editor : Agus Warsudi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network