Pengikut Khilafatul Muslimin Purwasuka deklarasi setia NKRI dan Pancasila. (Foto: iNews.id/Nilakusuma)
Nilakusuma

KARAWANG, iNews.id - Ratusan pengikut Khilafatul Muslimin dari wilayah Purwakarta, Subang dan Karawang mendeklarasikan setia terhadap NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan mengakui ideologi Pancasila, Rabu (29/6/2022). Pembacaan deklarasi ini menandakan bahwa mereka kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Dalam deklarasi ini pun disaksikan Danrem 063 Sunan Gunungjati, Kolonel Inf Dany Rakca, Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono dan Dandim 0604 Karawang, Letkol. Kav. Makhdum Habiburrahman serta unsur pemerintah daerah.

Komandan Korem 063 Sunan Gunungjati, Kolonel Inf Dany Rakca mengatakan, deklarasi setia terhadap NKRI dan mengakui Pancasila sebagai ideologi setelah adanya pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Karawang, TNI-Polri maupun Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama.

"Kita bersyukur atas niat yang baik keikhlasan mengakui kekhilafan saudara-saudara kita yang selama ini terpengaruh paham-paham lain di luar dari ideologi pancasila dan Undang-Undang dasar (UUD) 1945," katanya.

Menurut Dany, tidak ada ruang bagi paham ideologi selain Pancasila di Indonesia. Maka, jika ada warga masyarakat menyimpang harus dilakukan tindakan secara softpower maupun hardpower. 

"Alhamdulilah mereka kembali ke jalan yang benar setelah kami melakukan pembinaan, mereka menyadari kesalahannya. Bagaimanpun mereka saudara kita yang telah salah jalan maka kita arahkan kembali ke jalan yang benar," katanya.

Dany mengatakan, deklarasi tidak dilakukan semua pengikut Khilafatul Muslimin dari tiga kabupaten yaitu Karawang, Subang dan Purwakarta. Hanya perwakilan masing-masing daerah ikut deklarasi. 

"Ada sebanyak 600 orang dari tiga kabupaten yang terwakili oleh mereka yang hadir di sini," katanya.

Sementara itu, Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengatakan adanya deklarasi dari pengikut Khilafatul Muslimin merupakan hal yang positif. Apalagi mereka melakukan atas kemauan sendiri. 

"Mereka melakukan atas inisiatif sendiri bukan karena paksaan," kata Aldi.

Menurut Aldi, Pemkab Karawang, TNI dan Polri dan semua unsur terkait melakukan pembinaan terhadap pengikut Khilafatul Muslimin hingga mereka menyadari kesalahannya. Deklarasi merupakan kesadaran mereka. 

"Akhirnya mereka memahami dan siap setia terhadap NKRI dan Pancasila," ujarnya.

Terkait dua orang pengikut Khilafatul Muslimin Karawang yang ditahan Polres Karawang, Aldi mengatakan, kasus keduanya masih tetap berjalan terus. Bahkan dalam waktu segera polisi akan melimpahkan kasusnya ke Kejaksaan. 

"Kasusnya masih berjalan dan secepatnya kita limpahkan," ucapnya.   


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT