Wisatawan memacu adrenalin dengan arung jeram di objek wisata air Sangyang Kenit, Kampung Cisameng Cipanas, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, KBB. (Foto/Istimewa)

Hal tersebut dianalogikan dengan batuan gamping batuan putih batu kapur, sementara di lokasi sanghyang lainnya merupakan batu kali yang berwarna hitam. "Maka akhirnya oleh masyarakat lokal di sini disebut sebagai Sanghyang Kenit,” ujarnya.

Sejak dibuka menjadi objek wisata pada akhir tahun 2019, Sanghyang Kenit ternyata mampu menjadi magnet yang membuat pengunjung penasaran untuk datang ke lokasi tersebut. Terlebih akses lokasinya yang paling dekat bisa diakses dibandingkan dengan Sanghyang Poek, Sanghyang Heuleut.

Aliran air dari Sanghyang Kenit kerap dimanfaatkan warga untuk pengairan sawah dan sebagian lagi digunakan untuk kehidupan sehari-hari, seperti mencuci pakaian dan sebagainya. 


Editor : Agus Warsudi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3 4
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network