Kepala Kantor Basarnas Bandung Jumaril salam komando dengan Komandan Korps Kopasgat TNI AU Marsekal Muda TNI Taspin Hasan. (FOTO: HUMAS BASARNAS BANDUNG)
Arif Budianto

BANDUNG, iNews.id - Kantor Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Bandung membutuhkan dukungan semua pihak termasuk TNI AU dalam melaksanakan operasi SAR atau pencarian dan pertolongan. Untuk itu, Basarnas Bandung menjalin koordinasi dan sinergitas dengan Korps Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU.

Hal itu terungkap dalam kunjung Kepala Kantor Basarnas Bandung Jumaril dan jajaran ke Markas Kopasgat TNI di Pangkalan Udara TNI AU Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Senin (18/7/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kantor Basarnas Bandung Jumaril diterima Komandan Korps Kopasgat TNI AU Marsekal Muda TNI Taspin Hasan, Aslog Kopasgat Kolonel Pasukan Dicky Lukman, dan Asops Kopasgat Kolonel Pasukan Sonruta Tambunan. 

Kepala Kantor Basarnas Bandung Jumaril mengatakan, kunjungan bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dan kolaborasi antara Basarnas dan TNI AU, khususnya Kopasgat. Terutama dalam mengatasi berbagai kejadian, baik bencana alam, kecelakaan udara, perairan dan lainnya di wilayah kerja Kantor Basarnas Bandung. 

"Dengan wilayah kerja yang begitu luas di hampir seluruh wilayah Jawa Barat dan dengan jumlah personel terbatas kami memerlukan dukungan dan keterlibatan TNI AU, khususnya Kopasgat dalam pelaksanaan operasi SAR," kata Kepala Kantor Basarnas Bandung, Senin (18/7/2022). 

Kolaborasi, ujar Jumaril, penting dilakukan. Apalagi semangat Basarnas saat ini quick response search and rescue sehingga waktu tindak menjadi perhatian utama. Karena itu, Basarnas membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya dari TNI.

Sementara itu, Komandan Kopasgat Marsekal Muda Taspin Hasan mengatakan, menyambut baik kolaborasi dan sinergitas dalam misi kemanusiaan tersebut. Dengan kekuatan personel yang dimiliki dan didukung berbagai peralatan canggih dan modern, Kopasgat akan mampu memberikan pelayanan SAR optimal bagi masyarakat. 

Pelaksanaan kerjasama antara Basarnas dengan TNI sebelumnya telah tertuang dalam nota kesepahaman tentang penggunaan sumber daya dalam penyelenggaraan pencarian dan pertolongan, bantuan kemanusiaan, serta misi operasi pemeliharaan perdamaian dunia pada 18 Desember 2019 lalu.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT