Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah menginterogasi empat bandar narkoba yang berhasil ditangkap. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)
Dharmawan Hadi

SUKABUMI, iNews.id - Empat bandar narkoba di Kabupaten Sukabumi berhasil ditangkap bersama sejumlah barang bukti. Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi menyelidiki peredaran narkoba selama dua pekan terakhir.

"Keempat orang yang diamankan berinisial AO, AM, DR merupakan warga Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi dan YY warga Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi," ujar Kapolres Sukabumu Dedy Darmawansyah didampingi oleh Kasat Narkoba, AKP Kusmawan kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (16/2/2022). 

Kasus peredaran narkoba tersebut terbongkar setelah adanya laporan masyarakat yang langsung dilakukan penyelidikan oleh jajaran Unit Narkoba Polres Sukabumi. 

"Satu kasus narkotika jenis sabu dengan tiga orang tersangka total barang bukti 13,96 gram, dan obat keras terlarang satu orang dengan 220 butir. Modus yang dilakukan keempat tersangka dalam mengedarkan narkotika dengan cara ditempel di tempat-tempat tertentu," ujar Dedy. 

Dedy menjelaskan, para tersangka mendapatkan barang jenis sabu dan obat keras terlarang tersebut dari luar Kabupaten Sukabumi. 

"Sistemnya mereka mengambil dari luar Sukabumi, barang bukti ini sekitar Rp15 juta, terget penjualannya semua kalangan yang menjadi konsumennya mereka," katanya.

Lebih lanjut Dedy mengatakan, para tersangka dengan sengaja bermaksud mencari keuntungan dari penjualan narkoba. Adapun ancaman hukuman untuk pengedar narkotika sabu, penjara di atas 15 tahun atau seumur hidup, sedangkan obat keras terlarang 10 tahun penjara. 

"Saya sangan mengapresiasi kinerja dari Satnarkoba yang telah berhasil melakukan pengungkapan kasus tersebut. Kalau memang nanti butuh bantuan penanganan kasus besar kita minta bantuan Polda," ujar Dedy menambahkan keterangan. 

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Sukabumi, AKP Kusmawan menambahkan dari empat orang tersangka yang berhasil diamankan satu orang yang berinisial AO merupakan residivis. 

"Untuk residivis ada satu orang dengan tindak pidana yang lain, dan barang haram ini untuk diedarkan di wilayah hukum Polres Sukabumi," ucapnya. 


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT