Banjir bandang memorakporandakan tenda pengungsian korban gempa Cianjur. (FOTO: iNews/M ANDI ICHSYAN)

"Walaupun barang dapat diselamatkan, seperti pakaian, selimbut, kasur, dan sembako, sudah tidak dapat digunakan lagi karena dilumuri lumpur," kata Illoh.

Selain itu, sejumlah warga dibantu oleh petugas TNI AD membersihkan sisa lumpur yang masuk dan mengotori rumah.

"Warga berharap ada bantuan dari pemerintah khususnya tempat tinggal. Kami ingin merasa tenang saat menjalankan ibadah puasa," ujar Illoh.

Banjir bandang ini, tutur Illoh, pertama kali terjadi dalam satu tahun terakhir. Warga kini kembali mengungsi ke tempat sanak saudara mereka lantaran tenda beserta isinya terseret banjir.

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang menerjang dua kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (20/3/2023) petang. Bencana itu mengakibatkan 100 rumah terendam, namun tidak ada korban jiwa.


Editor : Agus Warsudi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network