Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan program pelatihan kerja. Dokumen tersebut akan dianalisis lebih lanjut untuk menguatkan alat bukti dalam proses penyidikan.
Sementara itu, Pemerintah Kota Cimahi mengatakan, menghormati langkah hukum yang dilakukan Kejari. Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menegaskan pihaknya siap bersikap kooperatif.
"Kami siap bekerja sama dan menghargai proses hukum oleh pihak Kejari Cimahi," ucap Adhitia.
Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Kejari Cimahi juga belum merinci jumlah maupun identitas aparatur sipil negara yang diperiksa.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait