Dia menyampaikan, uang palsu ini kemungkinan besar akan lolos jika dimasukkan ke rekening bank melalui sistem transfer tunai. "Karena sangat mirip, uang palsu ini bisa lolos tak terdeteksi bila dimasukkan ke rekening melalui transfer tunai," katanya.
Dari tangan DF, polisi menyita sejumlah perlatan untuk mencetak uang palsu, seperti printer, tinta, kertas HVS, lem, tali pengikat uang berbagai lebel bank hingga salah satu bank di Australia. DF sendiri tak hanya memproduksi mata uang palsu rupiah, dia juga mampu membuat mata uang negara lain.
"Jika ada pesanan baru dia akan membuat," ujarnya.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait