Kasatreskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomy. (Foto: iNews.id/Nilakusuma)
Nilakusuma

KARAWANG, iNews.id - Kasus penganiayaan wartawan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang. Meski dalam sidang praperadilan (prapid) gugatan tersangka sebagai pemohon dikabulkan hakim Pengadilan Negeri Karawang, namun kasus penganiayaannya tetap berlanjut. 

Hakim PN Karawang dalam putusannya menyatakan sprindik yang dikeluarkan polisi tidak sah sehingga mengabulkan gugatan tersangka.

"Sesuai SOP kami akan melakukan kembali gelar perkara dan melakukan pemeriksaan kepada pihak terkait dalam kasus ini. Namun  proses ini tidak makan waktu lama karena barang bukti dan proses BAP-nya masih sama," kata Kasatreskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomy, Jumat (11/11/2022).

Menurut Arief, dia memperkirakan proses pemeriksaan tidak akan memakan waktu lama, pekan depan sudah bisa dilimpahkan ke kejaksaaan. 

Arief mengatakan, meski pihak kepolisian dikalahkan dalam praperadilan namun tidak menghilangkan perkara penganiayaan. Hakim hanya menilai sprindik yang dikeluarkan polisi tidak sah. 

"Hakim juga menilai perbuatan pidana memang ada, meski prindiknya disoal," ujarnya.

Menurut Arief, polisi menangani kasus penganiayaan wartawan sudah profesional. Bahkan dia tidak menutup kemungkinan kasusnya akan berkembang jika menemukan novum baru. "Bisa saja berkembang terus jika kami menemukan novum baru," katanya.  

Polres Karawang sudah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus penganiayaan wartawan. Satu orang tersangka ditahan, satu orang lagi menjalani wajib lapor dan dua tersangka dinyatakan buron. Namun berdasarkan hasil praperadilan status tersangka kepada keempat orang tersebut dinyatakan gugur dan polisi harus mengulang kembali pemeriksaan. 


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT