Ryan juga mengatakan, Pemprov Jabar sudah menggelar imunisasi campak dan rubella sejak 21 Agustus 2022 lalu dalam upaya mengejar target Jabar bebas campak dan rubella 2023 mendatang.
"Kita lihat adanya bolong-bolong imunisasi anak pada saat pandemi. Ini kita takutkan ada peningkatan kejadian luar biasa atau penyakit yang timbul akibat status imunisasi yang belum lengkap," katanya.
Selain campak dan rubella, pemberian imunisasi seperti diftersi, titanus, influensa, hepatitis, hingga folio pun diberikan lengkap kepada anak-anak di Jabar.
"Diharapkan selesai di awal September dengan sasaran kurang lebih 3,36 juta anak kita siapkan semuanya. Seluruh kebutuhan juga sudah didistribusikan ke kabupaten/kota," ujarnya.
Sebelumnya, Ryan juga menyebutkan bahwa ada lima daerah prioritas dalam program imunisasi. Kelima daerah itu, yakni Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Bandung.
"Cakupan imunisasi memang kurang baik di Jabar, tapi lima daerah itu jadi prioritas," ucapnya.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait