"Kami sudah menandai jalan yang berlubang dengan cat sebagai petunjuk bagi pengguna jalan. Kami imbau warga yang melintas di jalan arteri agar tetap waspada mengingat kondisi jalan yang rusak di banyak titik," kata AKP Hadi.
Selain lubang di tengah jalan, kubangan air yang besar juga tampak di sisi jalur Pantura, memperburuk kondisi drainase dan kualitas aspal. Masyarakat dan pengguna jalan sangat berharap pihak terkait, khususnya Kementerian PUPR, segera melakukan perbaikan permanen.
Selain faktor kenyamanan, perbaikan cepat sangat dibutuhkan guna meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas di jalur tersibuk di Pulau Jawa tersebut.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait